Tarif Listrik PLN Naik 11%

0
279

*Golongan 1300 VA dan 2200 VA

tarif

SEMARANG- PT PLN (Persero) mulai 1 Desember 2015 telah mulai melakukan penyesuaian tarif listrik baru. Dalam hal ini, pelanggan PLN dengan daya 1300 VA dan 2200 VA mengalami kenaikan hingga 11% dari tarif sebelumnya.

Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jateng-DIY, Supriyono mengatakan, penyesuaian tarif listrik yang baru mulai berlaku hari ini termasuk di Jawa Tengah dan DIY. Untuk penyesuaian tarif bulan Desember ini dikeluarkan bulan November.

“Memang ada beberapa tarif yang naik namun ada juga yang turun,” katanya, kemarin.

Menurutnya, untuk tarif listrik khusus pada golongan 1.300 VA dan 2.200 VA naik dari Rp1.352/kwh menjadi Rp1.509/kwh. Meski demikian, kondisi golongan yang lainnya yaitu 3.500 VA-6.600 VA tidak mengalami kenaikan tarif atau sama seperti sebelumnya, yaitu Rp1.509/kwh.

“Bahkan ada beberapa yang turun khususnya tarif untuk industri, bisnis, dan publik. Sebagai contoh misalnya tarif yang di B 6.600 VA awalnya Rp1.532/kwh saat ini menjadi Rp1.509/kwh,” ungkapnya.

Ditambahkan, penurunan tarif industri tersebut salah satu tujuannya untuk mendorong agar industri dalam negeri lebih produktif lagi. Selain itu, penurunan tarif juga terjadi pada golongan P3 atau publik yang tadinya Rp1.532/kwh saat ini menjadi Rp1.509/kwh.

“Penurunan dan kenaikan tersebut ditentukan oleh beberapa hal, diantaranya menyesuaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), inflasi, dan harga minyak dunia,” imbuhnya.

Dengan tiga faktor penentu tersebut, lanjut Supriyono, kenaikan maupun penurunan tarif listrik bisa terjadi sewaktu-waktu kecuali untuk golongan 450 VA dan 900 VA yang sampai saat ini masih disubsidi oleh Pemerintah.

“Pada dasarnya bagi pelanggan 1.300 VA dan 2.200 VA, dengan adanya kenaikan tarif tersebut artinya sudah mencapai ke tarif keekonomiannya,” jelasnya.

Sementara itu, total jumlah pelanggan untuk tarif 1.300 VA dan 2.200 VA untuk wilayah Jateng dan DIY sampai saat ini tidak lebih dari 2 juta pelanggan.

“Dari total 9,7 juta pelanggan, lebih dari 90 persen adalah pengguna 450 VA dan 900 VA. Jadi untuk pelanggan 1.300 VA dan 2.200 VA kurang dari 2 juta,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here