BRI Layani Transaksi SIM Online

0
673
Kepala Kantor BRI wilayah Semarang, Kurnia Caerudin dan jajarannya, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dan Kapolda Jawa Tengah, Irjend Pol Noer Ali, dalam Peluncuran SIM Online, Minggu (5/12) di Simpang Lima Semarang.
Kepala Kantor BRI wilayah Semarang, Kurnia Caerudin dan jajarannya, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dan  Kapolda Jawa Tengah, Irjend Pol Noer Ali, dalam Peluncuran SIM Online, Minggu (5/12) di Simpang Lima Semarang.
Kepala Kantor BRI wilayah Semarang, Kurnia Caerudin dan jajarannya, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dan Kapolda Jawa Tengah, Irjend Pol Noer Ali, dalam Peluncuran SIM Online, Minggu (5/12) di Simpang Lima Semarang.

SEMARANG- Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama Polri melakukan optimalisasi penggunaan sarana teknologi informasi, yang diaplikasikan melalui pengembangan program SIM Online. Layanan SIM Online ini telah memiliki standarisasi dan terintegrasi serta memiliki single database SIM.

Kepala Kantor BRI wilayah Semarang, Kurnia Chaerudin mengatakan, kehadiran SIM Online 2015 diharapkan tidak hanya menambah pelayanan kepada masyarakat. Namun juga mampu meningkatkan jumlah nasabah baru, terutama pemakai tabungan BritAma.

“Kami optimis layanan ini dapat mendorong tumbuhnya para nasabah baru, terutama Tabungan BritAma. Apalagi, program layanan ini memberikan keistimewaan seperti asuransi personal accident,” katanya, disela Launching SIM Online, Minggu (5/12) di Simpang Lima Semarang.

Menurutnya, saat memperpanjang SIM secara debit melalui tabungan BritAma, maka nasabah akan langsung mendapatkan asuransi personal accident. Asuransi tersebut memiliki nilai pertanggungan sebesar 250% dari saldo dan maksimal pertanggungan Rp150 juta.

“Dengan kerjasama ini, kami masih belum bisa memprediksi berapa penambahan nasabah baru. Tapi potensinya cukup besar,” ungkapnya.

Kurnia mengaku, keikutsertaan BRI dalam program SIM Online ini karena melihat potensi yang besar di masa mendatang, yang mungkin juga akan bisa dikembangkan lagi dan merambah ke urusan lain yang digunakan secara massal. Adapun pada tahap pertama SIM Online 2015, sistem pembayaran hanya bisa dilakukan melalui ATM.

“Nantinya bakal dikembangkan lagi dengan fitur lain seperti M-Banking. Untuk kali ini baru bisa diakses melalui ATM,” jelasnya.

Ditambahkan, kemudahan pembayaran pengurusan SIM dapat dilakukan melalui teller di unit kerja BRI seluruh Indonesia, e-channel BRI seperti ATM, EDC, dan internet banking. Saat ini BRI memiliki 10.551 unit kerja, 21.685 ATM, 156.096 EDC dan 1,88 juta pengguna internet banking.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap, ke depan layanan online ini tidak hanya untuk perpanjangan SIM saja, tapi dapat dikembangkan dalam pengurusan dokumen keamanan lalu lintas yang lain, seperti BPKB maupun perpanjangan STNK.

Sementara, Kapolda Jawa Tengah, Irjend Pol Noer Ali menuturkan, setelah program SIM Online dilaunching, masyarakat dapat mengurus perpanjangan SIM dimanapun berada.

“Kalau sedang berada di luar daerah, perpanjangannya ya di luar daerah. Tidak perlu menunggu balik ke daerah asal,” paparnya.(aln)

Berita sebelumyaSmartfren Gelar Promo Akhir Tahun
Berita berikutnyaIklan : Pegadaian
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here