LG Serius Garap Pasar B2B

0
270
PASAR B2B- Model menunjukkan produk display elektronik LG yang membidik pasar B2B.

LG Serius Garap Pasar B2B


PASAR B2B- Model menunjukkan produk display elektronik LG yang membidik pasar B2B.
PASAR B2B- Model menunjukkan produk display elektronik LG yang membidik pasar B2B.
SEMARANG- Menjadi pemimpin di pasar perangkat elektronik bagi konsumen akhir (end user), ternyata tak membuat LG berpuas diri. Pabrikan asal Korea Selatan ini menyatakan siap melebarkan sayapnya berekspansi ke pasar produk elektronik bagi kebutuhan komersial (Business to Business).

Beriring dengan berbagai varian inovatif yang disiapkan, LG pun memperkuat jalinan kemitraan dengan berbagai mitra bisnis lintas industri.

Hal inilah yang terungkap dalam acara seminar bertajuk “Innovation for Better Business” yang dihelat pada 10 Desember 2015, di Hotel Grand Mercure, Kemayoran – Jakarta. Sejumlah 200 orang menjadi partisipan yang berasal dari kalangan dealer, system integrator dan pemilik bisnis langsung.

“Ini merupakan pernyataan awal kuat dari LG terkait kesiapan kami untuk menjadi yang terdepan dalam menyediakan perangkat elektronik bagi kebutuhan pelaku usaha,” ujar Agustian Yusetia, National B2B Sales & Product Manager – PT. LG Electronics Indonesia.

Ditambahkan, dalam ekspansinya ke pasar B2B ini, LG bakal lebih berfokus pada produk elektronik media penampil yang memang ditujukan sebagai pendukung kebutuhan pemilik usaha (information display). Alasannya, proyek information display ini di Indonesia bakal berada di atas 10% setiap tahunnya.

“Seiring dengan perkembangan bisnis, laju pemanfaatan teknologi informasi bagi kepentingan bisnis akan semakin kencang,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai yang terdepan dalam industri perangkat elektronik, menjadi kewajiban LG untuk turut menyediakan pilihan terbaik bagi para pelaku bisnis di Indonesia.. Sesuai namanya, kategori Information Display merupakan penyebutan bagi produk elektronik media penampil (display) yang dibuat khusus bagi kebutuhan pelaku usaha menyampaikan informasi (information) pada calon konsumennya.

“Keberadaan produk ini biasa ditemui sebagai media penampil elektronik di tempat hiburan atau wisata, kantor pelayanan publik, toko retail, restoran, hotel maupun ruang publik lainnya. Bahkan bagi kebutuhan media penampil luar ruang,” jelasnya.

Berdasarkan laporan iSupply, salah satu firma riset internasional yang kerap menjadi rujukan dalam industri ini, Indonesia tercatat memiliki potensi besar bagi pengembangan pasar information display. Tahun ini saja potensinya diperkirakan mencapai 115,395 unit dari seluruh tiga bagian besar tadi.

“Jumlah ini meningkat lebih dari 25% dari tahun sebelumnya yang ada dalam kisaran 92,145 unit. Sementara tingkat pertumbuhan pasar ke depan ada di atas kisaran 10% per tahunnya,” ujarnya.

Tak cuma berfokus pada layanan purna jual, namun LG menyiapkan benar sebagai pusat informasi dan konsultasi bagi pengguna dan calon pengguna terkait dengan produk.

“Kemudahan dan kenyamanan lebih bagi pengguna dan calon pengguna yang hadir melalui luasnya jaringan layanan produk ini semakin menambah keunggulan kami untuk lebih siap berekspansi dan memimpin persaingan di pasar B2B,” pungkas Agustian Yusetia.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here