Rustico, Tempat Nongkrong Baru

0
437

image

KULINER kini menjadi peluang bisnis yang kian menjanjikan di Kota Semarang. Puluhan cafe maupun restoran bertebaran hampir di setiap sudut kota, sebagai ajang nongkrong bagi para penikmatnya.

Peluang itu pula yang ditangkap oleh Evani, pemilik Rustico Kitchen & Bar di Jalan S. Parman 47 Semarang. Untuk menjalankan bisnis barunya ini, Evani menggandeng Chef ternama, William Kurniawan, pemenang acara Master Shef Sesion 3, yang menjabat sebagai Head Kitchen. 

“Kami ingin menyajikan tempat nongkrong baru bagi warga Semarang, dengan menu-menu yang istimewa,” katanya, kemarin.

Untuk menarik pasar di tengah persaingan yang ketat, Rustico berusaha menyajikan suasana berbeda dari para kompetitor lain. Salah satunya dengan desain interior yang mengusung konsep rustic atau natural.

“Dekorasinya didominasi oleh barang-barang yang mengalami proses alam, seperti besi yang berkarat ataupun kayu yang terkisis,” jelasnya.

Manager Rustico Kitchen & Bar, Lie Mieko Wiguna menambahkan, harga makanan yang ditawarkan mulai dari Rp40 ribuan. Adapun selama hampir satu bulan launching, animo masyarakat yang datang cukup tinggi, terutama di kala akhir pekan.

“Disarankan untuk pesan dulu, karena sejauh ini full terus. Apalagi Sabtu-Minggu. Bahkan pernah sampai menolak tamu karena penuh,” imbuhnya.

Menurutnya, melihat persaingan bisnis kuliner di Semarang yang kian sengit, Miko mengaku tidak terlalu merisaukannya. Dia ingin dengan makin banyaknya cafe baru di kota kelahirannya ini bisa membawa Semarang lebih dikenal masyarakat daerah lain.

“Kami melihat bukan sebagai sebuah persaingan, tujuan kami memberikan warna kota semarang untuk yang terbaik buat warga kota Semaran. Dalam hal pilihan kuliner dan tempat hang out,” ujarnya. 

Sementara, kapasitas restoran ini sebanyak 125 kursi dan 25 meja. Sejauh ini rata-rata jumlah pengunjung dalam sehari antara 70 orang, dan melonjak dua kali lipat saat akhir pekan. Segmentasi pasarnya adalah  tamu yang berusia antara 15-38.

“Tapi orang tua pun silakan datang ngak masalah,” imbuhnya.

Dari empat lantai yang tersedia, saat ini Rustico baru beroperasi di lantai empat. Namun, lanjut Miko, melihat animo dan peluang bisnis kuliner yang masih terbuka lebar, pihaknya berencana membuka restoran lagi di lantai tiga dengan mengusung konsep yang lebih anak muda. 

Chef William menambahkan, salah satu menu andalam Rustico adalah pizza neopolitan. Keistimewaannya dari sajian ini adalah selain topping yang beragam, proses pembuatannya masih menggunakan kayu sehingga membuat citarasa menjadi orisinil dan kayarasa. 

“Untuk minuman memiliki banyak varian, baik lokal maupun internasional. Misalnya varian mocktail yang creamy dan fruity yang hanya tersedia di sini. Kami juga selalu memberikan menu-menu baru setiap bulannya,” tandasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here