New Taksi Atlas Kini Bisa Dipesan Online

0
521
- TAKSI ONLINE- Direktur PT Wahana Atlas Nusantara, Tutuk Kurniawan; Key Account Expert Indosat Ooredoo, Fuli Humaeroh; dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Agoes Harmunanto; dalam peluncuran Taksi Online di Gerai Indosat Ooredoo Semarang, kemarin. Foto : ANING KARINDRA

 

- TAKSI ONLINE- Direktur PT Wahana Atlas Nusantara, Tutuk Kurniawan; Key Account Expert Indosat Ooredoo, Fuli Humaeroh; dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Agoes Harmunanto; dalam peluncuran Taksi Online di Gerai Indosat Ooredoo Semarang, kemarin. Foto : ANING KARINDRA
– TAKSI ONLINE- Direktur PT Wahana Atlas Nusantara, Tutuk Kurniawan; Key Account Expert Indosat Ooredoo, Fuli Humaeroh; dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Agoes Harmunanto; dalam peluncuran Taksi Online di Gerai Indosat Ooredoo Semarang, kemarin. Foto : ANING KARINDRA

*Aplikasi Gandeng Indosat Ooredoo
SEMARANG- Perusahaan transportasi Wahana Atlas Nusantara selaku operator New Taksi Atlas Semarang kini melakukan inovasi dalam layanan pemesanannya. Seiring kemajuan teknologi digital, pemesanan New Taksi Atlas bisa dilakukan secara online menggunakan aplikasi yang bisa diakses dalam ponsel Android.

Direktur PT Wahana Atlas Nusantara, Tutuk Kurniawan mengatakan, inovasi teknologi digital dari New Taksi Atlas berhasil terwujud atas kerjasama dengan Indosat Ooredoo, melalui aplikasi ‘New Taksi Atlas Semarang’. Aplikasi tersebut dapat diakses dan diunduh melalui play Store pada smartphone android.

“Inovasi ini kami lakukan seiring era digitalisasi yang semakin berkembang, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Apalagi, masyarakat sudah modern. Jika kita tidak mengikuti perkembangan jaman, maka kita akan tergilas,” katanya, disela-sela Peluncuran ‘New Taksi Atlas Semarang’ berbasis online, di Gerai Indosat Ooredoo, di Jalan Pandanaran Semarang, kemarin.

Menurutnya, dengan aplikasi ini masyarakat kota Semarang sudah tidak perlu lagi menunggu di pinggir jalan atau menelpon operator. Cukup melakukan download aplikasi New Taksi Atlas Semarang, semua pemesanan bisa dilakukan dengan cepat dan efektif.

“Kami berusaha untuk membuat sarana layanan transportasi yang begitu mudah di Kota Semarang, dengan sistem yang kami buat secara transparan,” ungkapnya.

Dijelaskan, melalui aplikasi New Taksi Atlas Semarang, pelanggan juga dapat menentukan dimana ingin dijemput. Pasalnya, telah adanya fitur google Map yang memudahkan proses penjemputan, termasuk detail informasi mengenai posisi driver yang akan menjemput.

“Record perjalanan dengan taksi New Atlas Semarang pun bisa dilihat melalui aplikasi. Masyarakat juga bisa memberikan penilaian dan komentar mengenai driver, ataupun layanan yang kami berikan. Kami siap menjemput untuk jalan-jalan ke kota Semarang,” jelasnya.

Tutuk menegaskan, saat ini sudah ada 120 taksi yang sudah bisa melayani online. Bahkan,  dalam waktu dekat akan di tambah dua kali lipatnya.

“Total kita memiliki 700 armada dan semuanya akan berbasis online untuk memberikan kemudahan kepada masyarkat,” tegasnya.

Key Account Expert Indosat Ooredoo, Fuli Humaeroh menambahkan, untuk mendukung kebutuhan New Taxi Atlas, Indosat Ooredoo menyediakan paket komunikasi bisnis PRO yang dirancang untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi antar karyawan tanpa tagihan melonjak. Adapun aplikasi New Taksi Atlas Semarang ini merupakan salah satu cara Indosat Ooredoo menghadirkan dunia digital kepada semua orang, sejalan dengan visi Indosat Ooredoo, yang berkomitmen untuk meningkatkan manfaat teknologi digital kepada masyarakat.

“Dengan jaringan 4GLTE tercepat, akan memberikan kemudahan para Driver Taksi Atlas dalam mengakses internet dan berhubungan dengan pelanggan,” terangnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Agoes Harmunanto menyatakan, keberadaan taksi online wajib memiliki ijin operasional, termasuk ijin trayek. Adapun Taksi Atlas sudah memiliki ijin secara resmi dan ini hanya pengembangan teknologi.

“Setiap moda transportasi wajib memiliki ijin sebagaimana yang telah diatur oleh undang-undang UU 22 Tahun 2009, dimana angkutan transportasi umum wajib berbadan hukum, salah satunya adalah transportasi taksi,” tandasnya.

Sementara, sejauh ini taksi online selain New Taksi Atlas belum ada. Kalau pun ada maka mereka harus memiliki ijin.

“Kalau tidak berizin akan kami tindak tegas,” pungkasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.