Optimisme Ritel Elektronik Menjelang Bulan Suci Ramadhan

0
311

wp-1461251670771.jpg
Semarang – Industri perangkat elektronik perlu mendapat perhatian pemerintah dan menjadi lebih fokus. Dua tahun terakhir, yakni 2014-2015, industri elektronik mengalami masa-masa sulit akibat anjloknya daya beli masyarakat. Sementara itu, kuartal II-2016 telah terjadi peningkatan jumlah penjualan perangkat elektronik audio video, digital home appliances, white goods, kitchen appliances dan small appliances di pameran tematik HomeTech 2016 ke-28 kalinya. Hal ini ditopang event Pesona Semarang Great Sale 2016 (Semargres 2016), kupon undian berhadiah Semargres 2016 telah menarik masyarakat ber-belanja, kami tambah kupon sampai 3 kali, ini segera tambah lagi, kata praktisi bisnis ritel elektronik, yang juga Managing Director Superstore Global Elektronik Semarang, Gouw Andy Siswanto.

Melihat membludaknya pengunjung pameran sejak tanggal 20 April 2016 lalu, industri ritel elektronik di Jawa Tengah, khususnya Semarang dan sekitarnya masih potensial. Oleh karena itu, ketua panitia harian penyelenggara pameran HomeTech 2016 di Area Parkir (outdoor) dan Showroom (indoor) Jalan Pandanaran 102 (Kawasan Simpang Lima) Semarang di perpanjang sampai hari Minggu tanggal 15 Mei 2016. Tujuan perpanjangan ini, untuk memenuhi animo masyarakat dalam dalam hal belanja perangkat elektronik menyongsong bulan Suci Ramadhan, kata Andy.

Penawaran menarik
Pameran HomeTech 2016 dihelat bekerja sama dengan merek branded Samsung, Sharp, Midea, Sanken, TCL, Toshiba Pro Theatre dan AC Daikin bakal memberi nilai tambah selama “perpanjangan” ini. Salah satunya, Samsung Electronics menambahkan hadiah langsung Galaxy S7, Gear S2, dan Wireless Audio 360 untuk setiap pembelian televisi. “Selain itu, ada pula grand prize mobil Xenia dan uang tunai Rp. 75.000.000, hadiah undian 14 unit sepeda motor, voucer, gadget, televisi, lemari es, mesin cuci, AC, dan masih banyak lagi,” kata ketua penyelenggara pameran HomeTech 2016, Harwiyono.

Harwiyono menambahkan, bagi yang ingin melakukan transaksi, ditawarkan pula product discontinue di clearance sale harganya di pangkas hingga 70 persen dan potongan harga berupa cashback total Rp. 30.000.000. Selain itu, solusi pembiayaan yang fleksibel, mudah, sederhana, dan cepat dari FIF (Spektra), Kredit Plus, Adira Finance, Mega Zip, AEON, BAF, dan Home Credit. Melalui perusahaan multifinance ini pengajuan aplikasi kredit “instant approval” bisa dilakukan cukup menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Pameran didukung 12 perbankan memberikan nilai tambah kepada pelanggan dengan program kartu kredit cicilan 0 persen 6 bulan “No Surcharge”.

Produk Baru
Sejarah televisi terkini, mulai tahun 2009 LED TV, 3D, Smart, Oled, UHD, Curved,  [S]UHD dan di kuartal II-2016 Samsung meluncurkan [S]UHD Quantum dot display dan panel 10-bit menghasilkan miliar spektrum warna, warnanya tampak nyata seperti aslinya, menggunakan Quantum dot penemu Louis E. Brus pada tahun 1985 sebagai penganti Oled. Oled, yang ditemukan pada tahun 1950-an tidak cocok untuk diterapkan di layar besar karena keterbatasan yang sangat mendasar. Saya percaya Quantum dot bisa menjadi solusi keterbatasan Oled, kata Ubay Bayanudin, Senior Produk Manager, PT. Samsung Electronics Indonesia.

Quantum dot color, adalah standar baru keragaman warna. Partikel Quantum dot memancarkan keragaman ekspresi warna yang sangat akurat seperti warna aslinya. Dengan dot (titik layar) yang kecil, menghasilkan akurasi warna yang lebih optimal, jelas Ubay. (aln)

Berita sebelumyaGaya Hidup ala Lenovo PHAB
Berita berikutnyaKualitas Tenaga Kerja Jateng Meningkat
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here