PT RNI Gelar Operasi Pasar Gula

0
304

*di 5 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

image

CIREBON – Sebagai BUMN yang bergerak dalam bidang industri gula serta distribusi dan perdagangan, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) secara berkelanjutan kembali melaksanakan Operasi Pasar Gula Murah. Operasi pasar yang digelar selama dua hari berturut-turut dari tanggal 3-4 Juni 2016 tersebut dilaksanakan di 12 (Dua Belas) titik pasar tradisional yang tersebar di 5 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Subang, dan Kota Cirebon.
Dalam kegiatan ini masyarakat dapat memperoleh gula dengan harga Rp 12.500,- per kg, sementara harga gula di pasaran saat ini telah menyentuh angka Rp 18.000 per kg. Agar tidak disalahgunakan, masyarakat paling banyak hanya boleh membeli 3 Kg gula. Untuk operasi pasar kali ini, PT RNI menyiapkan 100 ton gula yang dipasok dari 4 (empat) Pabrik Gula (PG), yaitu PG Sindanglaut, PG Tersana Baru, PG Jatitujuh, dan PG Subang. PG-PG tersebut milik PT PG Rajawali II Cirebon yang merupakan salah satu Anak Perusahaan PT RNI.
Adapun 12 (dua belas) lokasi pelaksanaan Operasi Pasar tersebar di beberapa wilayah berikut, Kabupaten Cirebon dilaksanakan di Pasar Karangsuwung, Pasar Lemahabang, Pasar Pabuaran, dan Pasar Babakan. Kota Cirebon dilaksanakan di Pasar Pagi, Pasar Kali Tanjung, dan Pasar Perumnas. Untuk Kabupaten Indramayu dilaksanakan di Pasar Tukdana dan Pasar Amis. Sedangkan, di Kabupaten Majalengka dilaksanakan di Pasar Jatitujuh. Adapun untuk Kabupaten Subang operasi pasar dilaksanakan di Pasar Purwadadi dan Pasar Cikaum.
Direktur Utama PT RNI Didik Prasetyo mengatakan, sebagai BUMN yang bergerak dalam industri gula RNI memiliki tanggung jawab lebih untuk turut serta bersama pemerintah melakukan upaya stabilisasi harga gula yang menjelang Bulan Ramadan ini semakin tinggi. “Kami memiliki persediaan gula yang cukup dan siap disalurkan untuk membantu masyarakat memperoleh gula dengan harga yang lebih murah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Didik mengatakan, RNI akan lebih gencar melakukan operasi pasar gula dari awal Ramadan hingga menjelang lebaran tahun ini. Operasi pasar di Jawa Barat tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi pasar yang telah dilaksanakan sebelumnya di wilayah Jakarta dan Bogor pada 12-13 Mei 2016.
“Pada pelaksanaan operasi pasar gula pertama, antusiasme masyarakat begitu tinggi itu menunjukan gula dengan harga yang murah benar-benar tengah dibutuhkan oleh masyarakat. Kita akan lihat situasinya, Operasi Pasar akan terus dilakukan sampai masyarakat memperoleh gula dengan harga keseimbangan yang wajar,” ungkap Didik.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here