Mental Kuat, Kunci Sukses Wirausaha

0
365

image

SEMARANG- Semangat dan mental pantang menyerah menjadi salah satu kunci untuk menjadi wirausaha. Hal ini penting, sebab berbagai tantangan dipastikan akan menghadang saat merintis usaha tersebut.

“Kesuksesan tidak datang begitu saja, pasti ada banyak tantangan dan hambatan, tanpa semangat dan mental yang kuat, bisa dipastikan kita akan menyerah. Hal ini saya alami sendiri saat saya memulai usaha Seruni Mikrofon,” papar Cucu Abdullah, saat berbagi cerita dan pengalaman dalam bincang bisnis Wirausaha Diplomat Success Challenge (DSC), yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng bekerjasama dengan Koran Pagi Wawasan dan Tim Wismilak Foundation, kemarin. 

Diterangkan, dirinya sudah memiliki ide usaha untuk membuat mikrofon pada 2013. Namun ide tersebut  diakuinya tidak terlalu berkembang, karena terkendala biaya. Seiring waktu, dirinya kemudian mengetahui adanya kompetisi DSC pada awal Mei 2015 lalu. 

“Setelah melewati beberapa seleksi, saya bersyukur saya berhasil menjadi salah satu pemenang dan berhak mendapatkan modal usaha untuk memulai usaha tersebut. Saya bersyukur ada ajang seperti DSC ini sehingga membantu mereka yang sedang merintis atau bermimpi menjadi wirausaha,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ali Komsyin, salah satu pemenang DSC 2014. Menurutnya dalam DSC tidak hanya menemukan calon wirausaha dengan ide bisnis yang layak dan berpotensi dikembangkan, namun juga menjadi bussines incubator atau membentuk karakter wirausaha dengan menyediakan bimbingan manajemen selama satu tahun. 

“Awalnya saya memiliki ide mengenai Bata H, yakni batu bata dengan model huruf H. Kelebihannya dengan Bata H ini, kita tidak perlu beberapa kali kerja dalam pemasangan dinding seperti memasang, memlester hingga mengaci. Saya berhasil menjadi salah satu juara dan mendapatkan bantuan modal Rp 500 juta,” ungkapnya.

Seiring waktu, dari hasil pendampingan DSC dan masukan dari konsumen, nama Bata H diubah karena dinilai tidak menjual. 

“Kemudian diganti menjadi Batu Bata Genteng Halo, namun kemudian lebih dikenal dengan Banteng Halo,” tambahnya.

Selain keduanya, juga hadir para pemenang DSC lain seperti Mahmud Luthfi, Bayu Sulistyo serta Andi Restu. Selain para pemenang DSC, wirausawan binaan PWI Jateng Ari Wibowo juga ikut berbagi cerita, pengalaman dan tips menjadi wirausaha dengan para peserta, baik jurnalis atau pun pelaku UMKM binaan PWI Jateng lainnya.

“Kendala dalam setiap usaha pasti ada, tugas DSC untuk membantu mengukur dan mengantisipasinya. Untuk itu, kita membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut seleksi DSC 2016. Caranya mudah, tinggal mendaftar dan mengirimkan ide bisnis secara sistematis melalui laman wismilak-diplomat.com. Akhir pendaftaran 13 Juni ini,” tandasnya.

Sementara Ketua PWI Jateng Amir Machmud berharap sarasehan wirausaha tersebut mampu membuka wawasan para pelaku usaha. 

“Kami berharap sarasehan ini mampu membuka wacana, memberikan gambaran sekaligus menginspirasi peserta sehingga akan menumbuhkan jiwa kewirausahaan diantara mereka,” pungkasnya.(aln)

Berita sebelumyaTelkomsel Bantu Korban Longsor Purworejo
Berita berikutnyaPengguna Internet Tumbuh 10%
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.