Permintaan Kredit WOM Finance Naik 30%

0
389

image

SEMARANG- Perusahaan pembiayaan sepeda motor dan multiguna, PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM) Finance mencatat, permintaan kredit motor pada Juni ini meningkat 30% dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi ini terjadi seiring momentum Lebaran, dimana banyak masyarakat ingin tampil dengan motor baru.

Direktur Marketing PT WOM Finance, Simon Tan mengatakan, mayoritas nasabah melakukan kredit motor baru dengan kisaran harga Rp17-18 juta per unit. Namun, ada pula untuk sepeda motor bekas. 

“Perbandingan kredit antara sepeda motor baru dengan motor bekas komposisinya 60% untuk motor, dan 40% untuk motor bekas,” katanya, kemarin.

Menurutnya, realisasi penyaluran kredit motor secara nasional di WOM Finance dari Januari-Mei sudah mencapai 200.000 unit. Dengan begitu, rata-rata penyaluran setiap bulannya sebanyak 45.000 unit sepeda motor.

“Nilai kredit dari awal tahun hingga bulan Mei sudah hampir Rp2 triliun,” ungkapnya.

Ditambahkan, dari total penyaluran tersebut, 20% merupakan kontribusi kredit dari Jawa Tengah dan DIY. Dua daerah ini menempati posisi kedua penyaluran kredit tertinggi setelah DKI Jakarta.

“Kalau untuk tingkat kredit macet masih di bawah 3%, jadi masih aman,” imbuhnya.

Sementara, melihat kinerja yang positif di tahun ini, diharapkan pada pertengahan tahun ini jumlah transaksi meningkat signifikan. Apalagi, semakin banyak masyarakat yang mengajukan kredit kepemilikan sepeda motor.(aln)

Berita sebelumyaBI Bantu Korban Longsor
Berita berikutnyaXL Bantu Korban Longsor Purworejo
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here