Operasi Katarak Bareng Sido Muncul dan BKMM Cikampek

0
291

​*DALAM RANGKA HARI PENGLIHATAN SEDUNIA.

CIKAMPEK – Indonesia sampai saat ini masih merupakan negara dengan jumlah penderita buta katarak tertinggi di Asia Tenggara yaitu 1,5 % per dua juta penduduk. Setiap tahun 240.000 orang terancam mengalami kebutaan katarak. 
Guna membantu mengurangi jumlah penderita buta katarak di Indonesia, Sido Muncul pada Oktoner 2010 melakukan Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia, yang pencanangannya diresmikan oleh Wapres RI Budiono pada 15 Januari 2011.

Dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia, bertempat di Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Cikampek, Kamis, (13/10), Tolak Angin Sido Muncul bekerjasama dengan BKMM Cikampek, mengadakan operasi katarak gratis untuk 220 mata bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Cikampek dan sekitarnya.  Dalam hal ini Sido Muncul memberikan bantuan untuk 50 mata dan sebanyak 170 mata dari BKMM Cikampek yang dananya dari APBN.

Acara ini selain dihadiri oleh Direktur PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, juga Kepala Dinas Kesehatan Karawang dr. Yusca Yasin, Perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI dr. Eva Viora, Kepala BKMM Cikampek dr Eko Budi Priyatno, MARS dan para pejabat terkait lainnya. 

Baksos operasi katarak gratis Tolak Angin Sido Muncul telah dilaksanakan sejak tahun 2011 dan telah dilakukan di 27 provinsi, 210 kota/kabupaten, 233 Rumah Sakit di  Indonesia. Total yang telah dioperasi kerjasama antara Sido Muncul dan Perdami sampai saat ini adalah 47.973 mata. 

Saat pertama kali Sido Muncul melakukan baksos operasi katarak gratis banyak mengalami kesulitan yaitu untuk mendapatkan pasien penderita katarak yang mau dioperasi. Dimana target yang ingin dicapai 5.000 pasien, namun yang terjaring hanya 3.500 pasien penderita katarak. Selain itu jumlah Rumah Sakit yang mau diajak kerjasama hanya sedikit jumlahnya. Saat itu belum ada program BPJS dari pemerintah.

Pada tahun 2012 Sido Muncul bekerjasama dengan TNI AD untuk melaksanakan operasi katarak gratis. Dengan dibantu oleh KASAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo pada saat itu, yang ikut mengkampanyekan Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia melalui iklan layanan masyarakat dari Tolak Angin Sido Muncul, target operasi katarak untuk 12.000 pasien dapat tercapai, nahkan melampaui yaitu sebanyak 12.700 pasien.

Direktur PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat pada kesempatan ini mengatakan bahwa sangat bersyukur bahwa saat ini BPJS sudah membiayai untuk operasi katarak, dan juga semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi untuk menggualnu para penderita katarak di Indonesia. “Kami tetap akan membantu para penderita katarak yang terlewat yang tidak memiliki BPJS”.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Perdami atas kerjasamanya selama ini, khususnya kepada Menteri Kesehatan RI yang juga merupakan Ketua Umum Perdami Pusat, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM(K) yang sangat peduli dengan penanggulangan katarak di Indonesia”, ujar Irwan.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here