BCA Launching Produk LAKU SimPel

0
341

*Di Yayasan Sunniyah Selo Grobogan

– LAKU SimPel- Seorang siswi tengah menunjukkan kartu LAKU SimPel (Simpanan Pelajar) di Yayasan Sunniyah Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Foto : IST/ANING KARINDRA

SEMARANG- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melaksanakan Grand Launching LAKU SimPel (Simpanan Pelajar) di Yayasan Sunniyah Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (25/10). Launching program tersebut merupakan implementasi dari Perpres SNKI (Strategi Nasional Keuangan Inklusif).

Kepala Pengembangan Bisnis Cabang BCA KCU Purwodadi, Wahyu Hariatmanto mengatakan, sebagai lembaga keuangan yang memberikan kontribusi pada pengembangan perekonomian dan kesejahteraan bangsa, BCA turut mendukung penuh tabungan SimPel yang digagas oleh OJK ini. Produk ini sekaligus mendukung budaya menabung di kalangan pelajar, untuk mengoptimalisasikan program-program inklusi keuangan.

“Kali ini, BCA melaunching LAKU SimPel,” katanya, dalam acara yang juga dihadiri oleh pihak perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Pemkab Grobogan.

Menurut Wahyu, target awal LAKU SimPel di wilayah Kabupaten Grobogan akan menyasar siswa-siswi yayasan Sunniyah Selo yang berjumlah sekitar 3.500 orang. Selanjutnya, secara bertahap akan menyasar ke seluruh sekolah di wilayah Kabupaten Grobogan.

“Pelajar merupakan generasi emas yang perlu ditanamkan budaya menabung sejak dini. Dengan persyaratan Tabungan SimPel mudah dan sederhana, setoran awal yang ringan, bebas biaya administrasi bulanan, dan minimum setoran yang terjangkau, kami optimis SimPel ini akan menjadi sahabat menabung yang baik bagi pelajar,” ungkapnya. 
 
Dijelaskan, Tabungan SimPel di wilayah Kabupaten Grobogan akan dijual melalui agen-agen LAKU BCA yang membidik pelajar PAUD, SD, SMP dan SMA, berusia di bawah umur 17 tahun dan belum memiliki KTP. Rekening akan menggunakan nama siswa yang menabung. 

“Tahun lalu, BCA bersama OJK dan bank-bank yang berpartisipasi dalam program SimPel telah mengadakan Acara Aktivasi Program Tabungan SimPel di Bandung. Hingga saat ini jumlah siswa yang memiliki rekening Simpanan Pelajar di BCA mencapai sekitar 7 ribuan,” jelasnya.

Melalui Tabungan SimPel ini, lanjutnya, pelajar akan lebih disiplin dalam mengelola keuangan, memiliki karakter gemar menabung, melatih mempersiapkan masa depan dan pengenalan dunia perbankan secara lebih dini. 

Deputi Direktor Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Kantor Regional IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), I Ketut Suena menambahkan, realisasi tabungan khusus pelajar merupakan upaya OJK untuk mendorong anak sekolah di Indonesia ‘Melek’ Keuangan. Melalui aktivasi Tabungan SimPel di Grobogan ini, diharapkan siswa semakin mempercayakan tabungan mereka pada insititusi keuangan yang aman.

“Sudah saatnya pelajar gemar menabung dan mengenal perencanaan keuangan sejak dini,” imbuhnya.

Sementara, data 2013, jumlah anak sekolah di Indonesia mencapai 49,9 juta. Sebanyak 44% diantaranya sudah melek keuangan, dan sisanya adalah tugas bersama perbankan. 

“Untuk Jateng baru 19% anak sekolah yang melek keuangan dari total 6,5 juta anak sekolah,” ujar Ketut.

Staf Ahli Bupati Grobogan Bidang Pemerintahan, Bambang Panji Asmoro Bangun serta Ketua Yayasan Sunniyah Selo, Ahmad Niam, Sukri mengapresiasi dengan baik peluncuran LAKU SimPel. “Setidaknya anak-anak menjadi termotivasi untuk menabung,” tegasnya.

Sementara Salsa Silvia, siswi kelas X MA Sunniyah, mengaku senang dengan adanya LAKU SimPel. Selama ini, Salsa menyisihkan uang dengan disimpan di dalam tas. 

“Kalau ditabung kan uang saya lebih aman. Saya akan rutin menabung untuk biaya kuliah nanti,” pungkasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here