Infrastruktur Lancar, Penjualan Truk Bergairah

0
303


– UD TRUCKS- Branch Manager Astra UD Trucks Semarang, Wisnu Wibowo, tengah memperlihatkan produk-produk truk unggulannya. Foto : ANING KARINDRA



SEMARANG- Pekerjaan proyek infrastruktur pemerintah yang terus dikebut belakangan ini berdampak positif pada penjualan angkutan berat di Jateng-DIY. Bahkan, Astra UD Trucks sendiri berhasil membukukan penjualan hingga melebihi target yang dipatok di tahun ini.

Branch Manager Astra UD Trucks Semarang, Wisnu Wibowo mengatakan, hingga Oktober 2016 setidaknya penjualan sudah mencapai 139 unit untuk semua tipe kendaraan. Jumlah tersebut, telah melebihi target penjualan yang ditetapkan pada 2016 sebanyak 120 unit.

“‎Pencapaian ini di luar prediksi kami sebelumnya. Dari penjualan tersebut, membuat Astra UD Trucks menempati posisi kedua marketshare di Jateng,” katanya.

Menurutnya, realisasi penjualan tersebut merupakan prestasi yang diluar perkiraan lantaran UD Trucks juga baru setahun hadir di Jateng-DIY. Adapun saat ini, marketshare produk UD Trucks sudah mencapai 22,6% dari total pasar truk di kedua provinsi ini.

“‎Kalau secara keseluruhan, pasar truk di Jawa Tengah dan DIY ada sekitar 598 unit. Sedangkan penjualan kami per Oktober 139 unit. Untuk sampai akhir tahun, kami optimis bisa menjual sampai 150 unit,” ungkapnya.

Dijelaskan, kisaran harga truk dibanderol mulai Rp500 jutaan hingga Rp 1 miliar. Harga tersebut tidak jauh berbeda dengan kompetitor.

“Kelebihan produk kami, harga lokal tapi kualitas internasional. Semua produk yang dijual, spesifikasinya sama dengan negara lain se-Asia Pasifik,” jelasnya. 

Dengan prestasi tersebut, lanjutnya, Astra UD Trucks pada tahun 2017 menargetkan dapat menguasai pasar truk di wilayah Jateng-DIY. Apalagi melihat potensi masuknya sejumlah investasi dan pelaksanaan proyek di Jateng tahun depan.

“Kami optimisti‎s dapat mencapai target dan menguasai pasar truk di Jateng-DIY,” ujarnya.

Sama halnya di tahun 2016, UD Trucks pada tahun depan akan bermain pada sektor konstruksi dan general cargo. Untuk sektor kontruksi terdongkrak karena proyek jalan tol Pemalang-Batang dan Batang-Semarang yang tengah berjalan. Sedangkan untuk general cargo, pihaknya menyuplai untuk industri air minum dalam kemasan dan rokok.

“Tipe truk yang paling banyak terjual yakni UD Trucks tipe 6×2 tronton, dimana pada tahun ini sebanyak 80 unit. Disusul UD Trucks tipe 6×4 mixer yang sudah terjual 50 unit di tahun ini,” tandasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here