PT KAI Terapkan Gapeka Baru

0
338


SEMARANG- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang memangkas perjalanan kereta api di wilayah operasinya dari 120 per hari menjadi 118 per hari. Langkah tersebut dilakukan seiring penerapan grafik perjalanan KA (gapeka) baru.


Kepala PT KAI Daops IV Semarang, Wiwik Widayanti mengatakan, setiap tahun, dari waktu ke waktu dunia perkeretaapian selalu mengalami perkembangan, baik aspek sarana, prasarana, maupun operasional. Dengan begitu, selalu dilakukan evaluasi rutin untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa KA.


“Pada Gapeka 2015, total ada 120 perjalanan KA yang melintas di wilayah Daops IV Semarang, dan tahun 2017 ini tingga 118 perjalanan KA,” katanya.


Dijelaskan, sebelumnya PT KAI Daop IV Sematang masih memberlakukan Gapeka 2015 yang diterapkan sejak 1 April 2015. Namun karena pertimbangan berbagai hal, terutama untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan akan diberlakukan gapeka yang baru.


“Gapeka yang baru atau Gapeka 2017 akan berlaku per 1 April 2017 sesuai dengan Surat Keputusan (SK) DJKA Nomor KA. 407/SK.332/DJKA/12/16 tertanggal 29 Desember 2016 tentang Pemberlakuan Gapeka 2017,” jelasnya.


Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan perubahan gapeka, di antaranya perubahan jumlah perjalanan KA, penyesuaian jadwal perjalanan KA jarak jauh dari dan ke Jakarta dengan kereta rel listrik (KRL) dan KA lokal.


“Adanya perubahan waktu berhenti di beberapa stasiun untuk kepentingan operasional, pengisian air di stasiun-stasiun tertentu, dan penambahan waktu tempuh untuk lebih menjamin ketepatan waktu juga turut berpengaruh,” ungkapnya.


Di lain sisi, seiring Gapeka 2017, untuk wilayah Daops IV Semarang tidak ada perubahan untuk KA Argo dan KA eksekutif. Namun, untuk KA eksekutif-bisnis meningkat empat perjalanan dari delapan KA menjadi 12 KA.


Pertambahan grafik perjalanan ini disebabkan KA Tegal Bahari yang semula hanya empat kali perjalanan menjadi enam kali, kemudian KA Ciremai Ekspress kembali beroperasi sebanyak dua kali perjalanan,” terangnya.


Sementara, untuk KA ekonomi dari gapeka lama sebanyak 30 KA berkurang menjadi 28 KA, KA lokal dari 20 KA menjadi 14 KA, sementara perjalanan KA barang dari 50 KA pada gapeka lama bertambah menjadi 52 KA.


“Penerapan gapeka baru juga berpengaruh terhadap perubahan jadwal keberangkatan maupun kedatangan pada beberapa KA di Daops IV Semarang, yakni KA Menoreh, KA Tawang Jaya, dan KA Kaligung,” tegasnya.


Dengan penerapan Gapeka baru ini, PT KAI berharap para calon penumpang bisa lebih memperhatikan lagi jadwal kerangkatan KA yang tercetak pada tiket agar tidak terlambat atau salah jadwal.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.