Tebusan Tax Amnesty Tembus Rp500 Miliar

0
416


*Hari Terakhir WP Padati KPP


SEMARANG- Ratusan masyarakat Wajib Pajak (WP), memadati Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng I dan seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di bawahnya. Mereka berbondong-bondong memanfaatkan saat terakhir menjelang penutupan periode ketiga program Amnesti Pajak.


Kepala Kanwil DJP Jateng I, Irawan mengatakan, pada hari terakhir, semua personel dikerahkan untuk melayani masyarakat yang akan mengikuti program Amnesti Pajak. Dari data yang ada, total wajib pajak yang ikut Amnesti Pajak periode ketiga dari Januari sampai Maret 2017 mencapai 17.500 WP.


“Untuk uang tebusan saat ini sudah mencapai Rp461 miliar dan kami optimistis bisa lebih dari Rp500 miliar. Artinya, dari target yang ditetapkan sebesar Rp150 miliar sudah tiga kali lipat perolehannya,” katanya, petang kemarin.


Dari data yang masuk, lanjutnya, WP yang paling banyak melakukan Tax Amnesty periode ketiga adalah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Jumlahnya mencapai 12.000 WP.


“Secara umum hingga sore ini tebusan sampai saat ini sudah mencapai Rp461 miliar lebih, dan kurang Rp40 miliar bisa tembus Rp500 miliar. Masih ada waktu hingga jam 00.00,” ujarnya. 


Menurutnya, pencapaian TA kali ini sangat menggembirakan. Jika diakumulasi  dari tahap pertama hingga ketiga, jumlah uang tebusannya sudah mencapai Rp8,6 triliun .


“Pencapaian terbesar ada di periode pertama yang mencapai Rp7,9 triliun,” ungkap Irawan.


Lebih lanjut Irawan menjelaskan, untuk dana repatriasi yang masuk di Kanwil DJP Jateng I sejak tahap pertama hingga terakhir mencapai Rp25 triliun. Adapun banyaknya animo masyarakat yang ingin mengikuti program Amnesti Pajak, pihaknya membuka pelayanan sampai jam 12 malam.


“Apabila sampai satu jam menjelang penutupan masih banyak antrean, maka petugas pajak hanya menerima berkas dari wajib pajak dan proses pemeriksaan dilakukan esok harinya,” tegasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.