Kembangkan UMKM Lewat Sadewa Market

0
250



SEMARANG- Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah makin agresif dalam mengembangkan pasar produk UMKM di wilayahnya. Salah satu upaya yang ditempuh yakni melalui pembuatan market place untuk memperluas pasar produk UMKM.



Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng, Ema Rahmawati mengatakan, market place milik pemerintah tersebut kini sedikitnya sudah mengakomodir 500 UMKM. Adapun sistem dari Sadewa Market ini sudah siap atau mencapai 99%. 



“Sejak soft launcing bulan Maret lalu hingga Agustus ini sudah banyak UMKM yang mendaftar atau memasarkan produknya disana. Saat ini sudah lebih dari 500 UMKM yang bergabung untuk memasarkan produknya di Sadewa Market. Bahkan jumlah pengunjung market place ini sudah mencapai 45.000. Harapannya bisa terus naik, karena kami terus melakukan kampanye dan sosialisasi Sadewa Market di sejumlah titik seperti, Jateng Fair, car free day, dan bandara,” katanya, di sela sosialisasi Sadewa Market di car free day Simpang Lima Semarang.



Menurutnya, Sadewa Market akan melayani transaksi setelah peresmian 25 Agustus mendatang di saat perayaan HUT Provinsi Jawa Tengah di Jepara. Untuk menunjang transaksi jual beli di market place tersebut Dinas Koperasi dan UMKM pun akan menggandeng sejumlah bank pemerintah seperti, Bank Jateng, BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN. 



“Kami pun terus mendorong UMKM yang belum bergabung untuk mendaftar di Sadewa Market. Sebab, syaratnya cukup dengan memasukkan nomor KTP pada proses pendaftaran. Asal memiliki KTP Jateng dapat mendaftar dan menjual produknya di Sadewa Market. Jadi otomatis dan mudah,” ungkapnya.



Ditambahkan, semua pelaku UMKM bisa mendaftar disana karena hal itu untuk mengetahui kategori usaha apakah mikro, kecil, atau menengah. Selain itu, pelaku UMKM yang terdaftar di Sadewa Market ke depan akan mendapat kemudahan, mulai permodalan hingga pendampingan baik online atau offline dan semua itu gratis.



”Tujuan utama kami membuat program ini adalah untuk menaikkan kelas bagi UMKM. Setelah naik kelas, mereka akan tetap kami fasilitasi seperti kemudahan mengurus perizinan hingga status halal atau SKKNI untuk batik, hingga ISO,” imbuhnya.



Sementara itu, hingga grand launching mendatang Dinas Koperasi dan UMKM menargetkan ada 1.000 produk UMKM yang terdaftar di Sadewa Market. Adapun setelah peluncuran akan dibuka ruang kelas digital di semua kabupaten/kota di Jateng. Tujuannya, agar pelaku UMKM bisa memasarkan produk secara online.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here