Kompetisi IT Global, LG Berangkatkan Penyandang Disabilitas

0
217



 

SEMARANG- PT. LG Electronics Indonesia (LG) siap memberangkatkan empat remaja penyandang disabilitas pada kompetisi IT (Information Technology) antarnegara bagi penyandang disabilitas. Pada gelaran bertajuk 2017 Global IT Challenge ini, keempatnya bakal duduk sebagai wakil Indonesia beradu kemampuan IT diantara 100 peserta dari 15 negara peserta lainnya.



 

Tak hanya berkompetisi, sepanjang 18-22 September penyelenggaraannya di Hanoi – Vietnam, Global IT Challenge juga menjadi forum bagi peserta dari masing-masing negara untuk bertukar pikiran dan mendapat pelatihan terkait upaya memperluas akses digital bagi penyandang disabilitas. Disamping remaja berusia 13-19 tahun yang menjadi peserta kompetisi, Global IT Challenge juga mengundang perwakilan pemerintah dari tiap negara peserta.



 

“Menjadi bagian dari acara ini mewakili upaya LG untuk mendukung semakin meluasnya akses pada dunia digital bagi setiap orang tanpa terkecuali,” ujar Richard Lumban Tobing, Head of Human Resources PT. LG Electronics Indonesia.




Menurutnya, hal ini sesuai dengan semangat inovasi yang diterapkan pada tiap produk LG. Adapun sebagai sebuah kompetisi tahunan, Global IT Challenge menetapkan fokus pesertanya pada remaja penyandang disabilitas.




“Hal ini sesuai dengan semangat yang mendasari sedari awal penyelenggaraannya pada 2011 lalu yang dilatarbelakangi perhatian akan adanya kesenjangan informasi yang terjadi bagi penyandang disabilitas di berbagai negara. Kesenjangan informasi ini dikatakan berakibat pada keterasingan dari lingkungan, ketidaksetaraan dan bahkan berpotensi menimbulkan kemiskinan,” terangnya.



 

Bila menilik lebih dalam, kesenjangan akan informasi bagi penyandang disabilitas ini lebih terjadi pada kelompok negara berkembang. Merujuk pada indeks Information & Communication Technology (ICT) Development, kelompok negara di Asia Pasifik berada pada angka 4.70. Sementara indeks rata-rata dari berbagai negara di dunia, angkanya mencapai 5.03.



 

“Keterlibatan LG sendiri sebenarnya tak hanya terbatas pada memfasilitasi keberangkatan peserta wakil dari berbagai negara tempatnya beroperasi. Pada penyelenggaraan Global IT Challenge di tahun ini, LG Corp yang merupakan induk usaha LG Electronics bahkan berperan sebagai organisatornya,” ujarnya.



 

Sementara, empat remaja Indonesia yang turut menjadi peserta 2017 Global IT Challenge yaitu Alifia Parachyta Rinnabillah, Akhlaful Imam, Ahmad Fauzan Nur Rizkiawan dan Ivo Shadan. Keempatnya merupakan remaja asal Salatiga, Padang dan Jakarta.



 

Bertempat di gedung Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Nasional yang berada di Ciputat, seremoni pelepasan turut dihadiri berbagai perwakilan pihak yang menjadi mitra kolaborasi LG dalam acara ini.




Selain dari Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Kementerian Komunikasi dan Informatika, ada pula perwakilan dari Yayasan Penyandang Anak Cacat (YPAC) Nasional.




“Harapannya, kolaborasi yang terjalin dengan baik bagi acara ini menjadi sebuah dorongan awal bagi upaya yang lebih besar untuk meningkatkan akses dunia digital bagi penyandang disabilitas di Indonesia,” pungkas Richard.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.