Penataan Angkutan Umum Buruk, Penjualan Rumah Lesu

0
95

PAMERAN- Pengunjung tengah melihat-lihat maket rumah yang dipamerkan oleh salah satu peserta pameran Properti Expo Semarang, yang digelar di Mall Ciputra, mulai 12-23 Oktober 2017. FOTO : ANING KARINDRA



SEMARANG- Pertumbuhan kendaraan yang pesat di Kota Semarang tidak diimbangi dengan penjualan rumah. Padahal, dengan meningkatnya jumlah kendaraan, seharusnya perekonomian masyarakat sedang naik.


Panitia Properti Expo Semarang, Dibya K Hidayat mengatakan, berbagai cara dilakukan para pengembang untuk mendongkrak penjualan hunian, seperti digelarnya Properti Semarang Expo di Mal Ciputra pada 13 hingga 23 Oktober 2017. Namun cara ini bukan satu-satunya yang bisa mendorong penjualan.


“Masyarakat lebih membeli mobil daripada menginvestasikan ke properti. Seharusnya orang lebih memilih membeli rumah daripada mobil. Ini dikarenakan transportasi umum saat ini belum sempurna,” katanya, kemarin.


Untuk itu, lanjutnya, pihaknya berharap pemerintah mengambil peran untuk memperbaiki sistem transportasi yang nyaman. Dengan demikian, masyarakat akan lebih memilih menggunakan kendaraan umum daripada menggunakan kendaraan pribadi yang akan menimbulkan kemacetan.


“Jadi untuk bisa meningkatkan penjualan rumah di Semarang perlu ada campur tangan dari pihak pemerintah. Misalnya, dengan menata ulang transportasi umum yang terintegrasi. Sehingga, masyarakat akan memilih menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi yang dampaknya, kemacetan di jalan bisa berkurang,” terangnya.


Ditegaskan, pertumbuhan properti yang lambat lebih karena faktor transportasi umum yang belum sempurna. Seharusnya, kalau transportasi umum sudah ditata dengan baik, properti akan tumbuh.


“Sebenarnya persebaran permukiman di Kota Semarang cukup merata dan tidak menumpuk di satu atau dua wilayah saja. Namun, kembali lagi karena faktor penataan transportasi umum belum terintegrasi, membuat jalanan macet karena kendaraan pribadi,” tandasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here