PLN Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi

0
94

– MOU- GM PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY, Agung Nugraha, menandatangani MoU mengenai kesiapan penyedian tenaga listrik bagi anggota REI dan PHRI Jogjakarta. FOTO : ANING KARINDRA

JOGJAKARTA- PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY siap menjamin suplai tenaga listrik yang mencukupi dalam menunjang pertumbuhan perekonomian di wilayah Jogjakarta. PLN juga menegaskan terkait kemudahan penyambungan listrik, khususnya bagi sektor industri dan bisnis.
Direktur Bisnis Regional PLN Jawa Bagian Tengah, Amir Rosidin mengatakan, PLN menyadari jika adanya kemudahan penyambungan listrik ini akan berimbas kepada iklim investasi di daerah. Hal tersebut pun sebagai bagian dari komitmen PLN dalam mendukung ekonomi daerah, bahkan nasional.
“Ini juga merupakan bagian komitmen PLN dalam meningkatkan pelayanannya terhadap pelanggan, dalam hal penyedian listrik dan kemudahan layanan,” katanya, dalam Multi Stakeholder Forum yang digelar di Hotel Royal Ambarukmo Jogjakarta.
Menurutnya, dalam layanan masyarakat, PLN terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini dapat ditinjau dari peningkatan rasio elektrifikasi, daya tersambung, dan tidak adanya lagi defisit. 
“Pada tahun 2015, rasio elektrifikasi PLN masih 88,3%, dan di tahun 2017 rasio elektrifikasi makin meningkat menjadi sebesar 93,08%. Bahkan, pada tahun 2015 masih ada defisit daya di beberapa wilayah, dan kemudian di tahun 2017 PLN berhasil menghilangkan defisit tersebut,” ungkapnya.
Dari kategori Ease of Doing Business  yang disurvey oleh World Bank, lanjutnya, PLN juga mengalami kenaikan peringkat, dari yang semula peringkat 101 menjadi peringkat 38. Adapun untuk meningkatkan semangat kinerjanya, PLN kini memiliki tagline baru, ‘LAMP’.
“LAMP ini merupakan singkatan dari Layanan masyarakat terus membaik, Amanah untuk mendukung program pemerintah, Meningkatkan efisiensi secara operasional dan non-operasional, serta Peningkatan kemampuan pendanaan dan kinerja keuangan komitmen PLN dalam meningkatkan pelayanannya terhadap pelanggan tersebut bahkan telah membawa,” ujarnya.
Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta, Sri Sultan Hamengkubowono X menyatakan, apresiasi atas keterbukaan PLN dalam menerima masukan berupa feedback dari pelanggan atas pelayanan PLN. Namun begitu, Sultan berpesan, keluhan yang sering muncul, seperti pemadaman dan penipuan yang mengatasnamakan PLN untuk dapat direspon secara cepat, sehingga tidak menciptakan citra yang buruk. 
“Saya memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada PLN dan berharap PLN akan terus maju dan berkembang,” terangnya.
Dalam acara temu stakeholder yang diikuti lebih dari 100 mitra pelanggan PLN tegangan tinggi dan menengah, hadir pula GM PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY, Agung Nugroho, beserta para manajer area se-Jawa Tengah dan DIY, serta seluruh Bupati dan Walikota se-Jogjakarta, dan dinas instansi terkait.
Sementara, acara juga diisi dengan penandatanganan MoU antara PLN dengan DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, serta penandatanganan SPJBTL dengan Perum Telekomunikasi, PT Bejo Lumintu, dan PT Bidakara Indah Sejahtera. 
Pada kesempatan ini PLN juga memberikan apresiasi kepada pelanggan yang tertib dalam membayar listrik. Kelima pelanggan yang diberikan penghargaan antara lain, Pemda DIY, Bank Indonesia, PT Kereta Api Indonesia, PT Adi Satria Abadi, dan Universitas Sanata Dharma Jogjakarta.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here