TBBM Semarang Group Terapkan NGS

0
62
- PERESMIAN NGS- Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina, Gandhi Sri Widodo, meresmikan operasional New Gantry System (NGS), di TBBM Semarang Group, Selasa (7/8) kemarin. FOTO : ANING KARINDRA

SEMARANG- Dalam rangka meningkatkan pelayanan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke mobil-mobil tanki, PT Pertamina meresmikan operasional New Gantry System (NGS). Kali ini, NGS ke-12 di Indonesia ini diterapkan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Semarang Group yang ada di Jalan Pengapon Kota Semarang.

Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina, Gandhi Sri Widodo mengatakan,
fasilitas baru tersebut merupakan layanan modern berbasis aplikasi yang menggunakan sistem otomatisasi pengisian BBM ke mobil tangki. Dengan adanya fasilitas baru tersebut, diklaim mampu mempersingkat waktu pengisian BBM ke armada tangki hingga 25 menit dari fasilitas sebelumnya.

“Sistem layanan modern ini diterapkan dalam rangka meningkatkan akurasi, kecepatan, fleksibilitas dan keamanan dalam pengisian BBM ke mobil tangki,” katanya, disela Peresmian New Gantry System (NGS), di TBBM Semarang Group.

Menurutnya, penerapan NGS ini sekaligus sebagai implementasi dari ‘World Class Company’ yang menjadi target Pertamina. Untuk itulah, pelayanan harus dirubah menjadi sistem yang modern.

“Dibandingkan dengan sistem pengisian BBM sebelumnya, pada sistem NGS ini jelas lebih akurat dari sisi keakurasian. Sedangkan dari sisi kecepatan waktu pengisian, jika sebelumnya satu tangki bisa memakan waktu 30 menit,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, mobil tanki tidak perlu antri panjang. Begitu pula dari sisi safety, tidak ada tetesan-tetesan BBM, sehingga lebih bersih dan mampu menekan loses yang besar.

“Sistem ini juga fleksibel, bisa menyesuaikan dengan konfigurasi BBM yang diinginkan,” ujarnya.

Dijelaskan, pada tahun ini Pertamina menargetkan penambahan 5 TBBM yang akan menerapkan sistem baru tersebut. Kelimanya ada di TBBM Bali, Makasar, Padang, Banyuwangi, dan Tegal.

“Melalui sistem ini, setidaknya bisa menghemat biaya operasi hingga 20%, khususnya dari loses yang selama ini cukup besar,” jelasnya.

GM Pertamina MOR IV Jateng dan DIY, Yanuar Budi Hartanto menambahkan, untuk di wilayah Jateng dan DIY, saat ini yang sudah menggunakan sistem NGS tidak hanya di TBBM Pengapon saja, namun juga di TBBM Boyolali dan TBBM Rewulu Jogja. Adapun tahun ini segera menyusul tambahan di Tegal.

Di wilayah MOR IV ada 470 lebih mobil tangki yang setiap hari beroperasi mengisi danbm mendistribusikan BBM ke seluruh wilayah Jateng dan DIY. Seluruhnya dilayani secara tersebar di TBBM Semarang Group, Tegal, Maos, Boyolali, dan Rewulu Jogja.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.