Penjualan Springbed Masih Lesu

– SPRINGBED- Berbagai merek springbed ternama ditawarkan dalam bazar springbed di Mall Ciputra Semarang, mulai 17-28 Agustus 2018. FOTO : ANING KARINDRA

SEMARANG- Lesunya pasar properti yang terjadi belakangan ini sangat berpengaruh pada penjualan springbed. Belum lagi kondisi nilai tukar rupiah terhadap dollar yang masih belum stabil.

Owner Rumah Kita, Jimmy Jati Utomo mengakui, penjualan springbed di semester II/2018ini diharapkan bisa lebih baik dibanding semester I/2018. Lesunya pasar springbed di semester pertama tak lain dipengaruhi oleh minat masyarakat membeli properti perumahan.

“Masyarakat jarang yang beli rumah, jadinya penjualan isi rumah juga berpengaruh khususnya springbed,” katanya.

Ditambahkan, melemahnya nilai tukar rupiah sampai saat ini memang belum berpengaruh signifikan terhadap penjualan springbed. Namun, jika kondisi nilai tukar rupiah ini bisa stabil sebelum akhir tahun maka diyakini pasar springbed bisa kembali menggeliat.

“Tapi kalau sampai akhir tahun tidak stabil atau malah sampai Rp 15 ribu per US dollar, bisa lain lagi ceritanya. Pasti akan sangat berpengaruh terhadap penjualan,” imbuhnya.

Sementara, untuk mendongkrak penjualan, Rumah Kita menggelar bazar springbed di Mall Ciputra Semarang, mulai 17 – 28 Agustus 2018. Total 10 merk springbed ternama memamerkan produk andalannya di atrium mall.

Beragam promo menarik juga bisa dinikmati pelanggan pada event kali ini. Selain produk baru dari masing masing merk springbed, ada juga promo cicilan tanpa DP berhadiah langsung.

“Ada cicilan tanpa DP ini berlaku untuk semua merk springbed. Pelanggan cukup membayar Rp 125 ribu untuk proses administrasi pembiayaan cicilan dan akan mendapatkan hadiah langsung berupa voucher belanja sebesar Rp 50 ribu,” tandasnya.(aln)