Daop 4 Adakan Bhakti Sosial Rail Clinic Di Stasiun Kradenan

0
178

SEMARANG – Dalam rangka melaksanakan kegiatan CSR (Corporate Social Responbility) PT KAI di sejumlah jalur rel kereta api, bertempat di Stasiun Kradenan, pihak PT KAI Daop 4 Semarang bersama unsur-unsur kewilayahan setempat melaksanakan berbagai kegiatan bhakti sosial berupa pengobatan gratis, pembagian kaca mata gratis, penyuluhan kesehatan dan sosialisasi aturan perkeretaapian, pembagian sejumlah bantuan CSR untuk dunia pendidikan serta pemberian berbagai souvenir hiburan lainnya seperti balon.

Acara CSR dengan melibatkan sarana khusus perkeretaapian yang diberi nama *Rail Clinic* ini, sudah menjadi agenda tahunan di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang sejak 2016 yang lalu. Dimana pada tahun 2016 telah dilaksanakan di Stasiun Weleri dan Stasiun Kedung jati, kemudian di tahun 2017 telah dilaksanakan di Stasiun Mangkang dan Stasiun Randublatung. Untuk tahun 2018 ini, akan dilaksanakan di tiga stasiun, yaitu di Stasiun Keradenan hari ini, Stasiun Gundih pada tanggal 30 Agustus 2018 dan Stasiun Kaliwungu pada tanggal 7 September 2018.

Pada tahun 2015 lalu, untuk pertama kalinya KAI meluncurkan Rail Clinic yang dianugerahi rekor MURI sebagai kereta kesehatan pertama di Indonesia. Rail Clinic merupakan wujud kepedulian sosial sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) KAI dibidang kesehatan. Tujuannya adalah untuk memberikan bantuan kesehatan gratis kepada masyarakat yang sulit menjangkau fasilitas pelayanan kesehatan. Hingga tahun 2018 PT KAI (Persero) sudah meluncurkan 4 generasi Rail Clinic. Dan di tahun yang sama pula, KAI mengoperasikan Rail Library atau Kereta Pustaka. Rail Library ini dirangkaikan dengan Rail Clinic generasi ke-4 yang di dalamnya menyediakan ratusan buku bacaan, dan dilengkapi pula dengan fasilitas e-library atau perpustakaan elektronik berupa 6 buah monitor layar sentuh dengan database berbagai bacaan, video edukatif, dan lagu anak-anak yang terkoneksi dengan internet.

Pada kesempatan ini, pihak PT KAI Daop 4 Semarang telah menggundang 300 masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis mulai pukul 08.00–14.00 WIB di Stasiun Keradenan. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat akan mendapatkan pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama meliputi pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan kesehatan mata, pemeriksaan laboratorium, penyuluhan kesehatan serta pelayanan kefarmasian. KAI telah menyiapkan tim kesehatan yang terdiri dari 3 dokter umum, 1 dokter gigi, 1 perawat gigi, 1 bidan, 1 apoteker, 1 assiten apoteker, 3 paramedis, 3 pemeriksa mata dan 1 tenaga administrasi.

“Pelayanan kesehatan gratis dengan Rail Clinic ini sudah menjadi program rutin PT KAI sebagai salah satu bentuk kepedulian KAI kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar jalur KA dan jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan. Semoga dengan adanya layanan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Kradenan ini, dapat membantu meningkatkan kesehatan dan minat baca masyarakat dan membuat masyarakat semakin mencintai kereta api, serta dapat lebih perduli terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api,” Ujar Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang.

Pada kegiatan ini, selain melaksanakan pengobatan gratis, pihak PT KAI Daop 4 Semarang menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat sekitar Kradenan diantaranya pemberian 39 kacamata secara gratis kepada siswa SD 1, 2 dan Islam Keradenan, penyerahan bantuan prasarana pendidikan berupa pengadaan barang tekhnologi informasi untuk SDN 1 Kradenan sebesar Rp 18 786.600, bantuan prasarana pendidikan untuk PAUD KB Cut Mutia sebesar Rp 10.000.000, bantuan alat-alat olah raga untuk 3 sekolah dasar di Kradenan (SDN 2 Kradenan, SDN 3 Kradenan dan SD Islam Kradenan).

“Diharapkan dengan adanya kegiatan bhakti sosial yang melibatkan sarana Rail Clinik Generasi ke-4 ini, bisa menjadi ajang mempererat tali silahturahmi antara pihak PT KAI dengan masyarakat sekitar jalur rel. Sehingga diharapkan melalui jalinan silahturahmi yang baik ini bisa terjalin kerja sama dan komunikasi yang harmonis antara pihak PT KAI dan masyarakat sekitar di dalam memajukan transportasi massal berbasiskan rel ini,” Harap Suprapto di sela-sela kegiatan bhakti sosial di Stasiun Keradenan.(aln’

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.