KIW Gelontorkan Rp450 Juta Dana Kemitraan

0
73

– SEMBAKO- Manager Umum, SDM dan PKBL PT KIW, Bambang Setiawan, menyerahkan sembako murah bagi warga sekitar perusahaan, dalam rangkaian HUT KIW. FOTO : ANING KARINDRA

SEMARANG- Sepanjang tahun 2018, PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) telah menggelontorkan Rp450 juta dana kemitraan, dari alokasi target yang dipatok sebanyak Rp650 juta. Penyerapan dana kemitraan tersebut utamanya berfokus pada pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di sekitar perusahaan.

Manager Umum, SDM dan PKBL PT KIW, Bambang Setiawan mengatakan, KIW sendiri optimis hingga tutup tahun 2018 nanti seluruh dana dari program kemitraan yang telah disiapkan bisa terserap sepenuhnya. Dengan begitu bisa membantu pengembangan ekonomi kerakyatan nasional.

“Saat ini telah tercatat ada 74 mitra binaan yang sudah dibantu melalui program kemitraan sejak 10 tahun terakhir,” katanya, disela acara khitanan massal dan pembagian sembako murah di kantor KIW Semarang.

Menurutnya, mayoritas UMKM berasal dari sektor perdagangan, seperti usaha kelontong, salon, bengkel dan lain sebagainya. Namun ada juga dari sektor jasa seperti biro tour.

“Sejauh ini tingkat pengembalian lancar dengan bunga murah yaitu hanya tiga persen setahun,” ungkapnya

Ditambahkan, untuk program Bina Lingkungan, sejauh ini penyerapannya pun sudah cukup baik. Dari Rp800 juta anggaran yang disiapkan, realisasinya sudah mencapai Rp795 juta.

“Penyaluran program Bina Lingkungan tidak hanya di Semarang atau sekitaran kawasan industri saja. Tetapi sebagian disalurkan ke daerah Cilacap, karena Pemerintah Kabupatennya termasuk pemegang saham di KIW yaitu sebesar 8,5 persen, sisanya Pemprov Jateng 51 persen dan KIW 40 persen,” imbuhnya.

Sementara, acara pembagian paket sembako murah dan khitanan massal ini juga termasuk penyaluran program Bina Lingkungan dalam rangka HUT KIW. Total dana yang dikeluarkan untuk peringatan ulang tahun ini mencapai Rp350 juta.

“Dalam rangkaian HUT KIW ini kami menggelar berbagai program sosial, seperti pembagian 1.200 sembako murah, khitanan massam dengan jumlah peserta 60 anak, bantuan beasiswa SD/SMP/SMA di Kecamatan Tugu dan Ngaliyan. serta bantuan sarana pendidikan. Ada juga program bedah rumah untuk karyawan minimal kerja 8 tahun dengan pendapatan dibawah Rp7 juta, serta bantuan uang muka pembelian rumah karyawan yang telah kerja 28 tahun,” pungkasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.