Kompor Pertalite, Gantikan Elpiji Karena Murah

Kompor Pertalite : Babinsa Koramil Genuk memperagakan cara merakit kompor gas berbahan bakar pertalite yang mampu menggantikan gas elpiji melon. Foto : ist/Aning Karindra

SEMARANG – Babinsa Koramil Genuk, Kodim 0733 BS Semarang, melakukan peragaan mengubah kompor gas yang semula menggunakan elpiji melon menjadi menggunakan BBM Pertalite. Penggunaan Pertalite dengan metode ‘water pump’ dan menyalurkan uap ke spuyer pembakaran, justru mampu menghemat rupiah.

Kompor Pertalite yang ditemukan Andi Budiono, warga Salak wilayah Koramil Tembalang dan kini disosialisasikan pemanfaatannya oleh aparat Babinsa Kodim 0733 BS Semarang ini menggunakan 1 liter Pertalite sebanding dengan 2 tabung elpiji melon (6 kg elpiji).

Warga Rusunawa Kudu di Kelurahan Kudu Genuk pun antusias mengikuti sosialisasi dan peragaan mengubar kompor elpiji menjadi kompor pertalite.

“Cara penggunaannya sama dengan menggunakan elpiji, hanya saja tabung gas digantikan dengan toples berisi pertalite yang di dalamnya diberi water pump sebagai penimbul udaya yang mengandung unsur pembakar pertalite. Udara yang muncul dari gelembung pertalite kemudian disalurkan ke spuyer pembakar dan disulut korek hingga menyala biru untuk memasak”, ujar Danramil Genuk, Mayor Inf Imam Masroni.

Mayor Inf Imam Masroni berharap, dengan mengajarkannya membuat kompor rekayasa ini ke masyarakat, maka warga akan terbantukan untuk memenuhi kebutuhan energi, khususnya bahan bakar untuk memasak.

“Harapan kami masyarakat akan mengurangi penggunaan elpiji subsidi dan beralih ke pertalite yang non subsidi. Ini jelas akan membantu pemerintah dan juga masyarakat”, tambah Danramil Genuk.

Andi Budiono yang hadir mendampingi Babinsa mengaku temuannya agar bisa bermanfaat bagi warga masyarakat harus disosialisasikan dan diajarkan. Atas kerjasama antara Kementrian Pertahanan RI Perwakilan Jawa Tengah selaku pembinanya dalam Forum Bela Negara dengan Kodim 0733 BS Semarang, maka dirinya berharap akan bisa segera bermanfaat dan dimanfaatkan untuk mengatasi kesulitas bagi warga tak mampu atau kelangkaan elpiji melon.

Kepala Perwakilan Kemenhan RI Jawa Tengah, Marsma TNI Latif Ainul Yaqin yang menyaksikan sosialisasi optimistis kehadiran kompor pertalite akan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan energi. Keterlibatan Babinsa mensosialisasikan dan mengajarkan cara membuat menjadi faktor penentu akan diterimanya kompor rakitan tersebut sebagai solusi mengatasi berbagai problem ketersediaan dan keterjangkauan bahan bakar elpiji.(aln)