Dukung UMKM, Suzuki Luncurkan New Carry Pick Up

NEW CARRY PICK UP- PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melalui dealer resmi Suzuki PT Sejahtera Sunindo Trada (SST), meluncurkan New Carry Pick Up, di dealer Suzuki Pemuda Semarang. FOTO : ANING KARINDRA



SEMARANG – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melalui dealer resmi Suzuki PT Sejahtera Sunindo Trada (SST) meluncurkan New Carry Pick Up di wilayah Semarang dan sekitarnya. Melalui peluncuran kendaraan komersial tersebut, Suzuki siap mendukung pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).


General Manager SST, Joko Setiyono mengatakan, Carry Pick Up telah melegenda dan menjadi bagian dari masyarakat Indonesia selama 43 tahun. Untuk melanjutkan eksistensinya, Suzuki melalui SST meluncurkan generasi terbaru Carry Pick Up di wilayah Semarang dan sekitarnya.


“Pada generasi terbaru ini banyak perubahan dari New Carry Pick Up di antaranya, desain dan dimensi baru yang lebih besar sehingga mampu membawa muatan lebih banyak. Dari sisi dapur pacu, dilengkapi mesin terbaru K158-C berkapasitas 1.500 cc yang lebih bertenaga, namun irit bahan bakar,” katanya di sela peluncuran New Carry Pick Up, di dealer Suzuki Pemuda Semarang.


Dijelaskan, kehadiran New Carry Pick Up ini tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen umumnya, tapi juga mendukung pertumbuhan UMKM khususnya di daerah. 


Managing Director SIS, Hideaki Tokuda menambahkan, pada kendaraan komersial andalan Suzuki ini pada kabin kini bisa untuk tiga penumpang dan untuk menambah kenyamanan dilengkapi AC, Electric Power Steering, Sleeding Seat dan fitur kenyamanan Immobilizer.


“Fitur-fitur baru ini kami kembangkan berdasarkan masukan dari konsumen yang mayoritas pelaku usaha. Sehingga, kita bisa maju bersama untuk perekonomian yang lebih baik,” imbuhnya.


Sementara itu, dealer SST menargetkan penjualan New Carry Pick Up ini bisa mencapai 165 unit/bulan dan bisa meraih pangsa pasar 55% dari kendaraan komersial sejenis.


“Kami optimistis pick up terbaru ini bisa mendongkrak penjualan kendaraan komersial Suzuki di wilayah Semarang dan Pati. Sebab, permintaan di daerah Ungaran, Salatiga, Demak cukup tinggi dan mampu berkontribusi hingga 60% terhadap total penjualan kendaraan komersial. Apalagi, dengan kehadiran generasi terbaru ini sebanyak 30 SPK sudah masuk,” tandas Joko.(aln)