BWI Targetkan Transaksi Rp1.5 Miliar

  • BURSA WISATA- Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Jateng siap menggelar Bursa Wisata Indonesia (BWI) untuk ke-6 kalinya di Hotel MG Setos Semarang. FOTO : ANING KARINDR

SEMARANG- Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Jateng kembali menggelar Bursa Wisata Indonesia (BWI). Event tahunan yang ke-6 ini akan mempertemukan antara Seller dan Buyer di Hotel MG Setos Semarang, pada 6 November 2019 dengan target transaksi senilai Rp1,5 miliar.

Ketua Panitia BWI, Mulyono mengatakan, target transaksi senilai Rp1,5 miliar optikis dapat tercapai seiring potensi pasar wisata yang makin menjanjikan. Target tersebut lebih tinggi dari event serupa di tahun lalu yang ditargetkan mencapai Rp1,25 miliar.

“BWI tahun lalu targetnya Rp1,25 miliar dan pencapaian lebih dari itu. Untuk itu, BWI kali ini kami tingkatkan target transaksinya, berikut juga jumlah seller dan buyer yang ikut,” katanya.

Dijelaskan, pada BWI kali ini peserta dari kalangan buyer ditargetkan mencapai 350, yang terdiri dari member ASPPI se-Indonesia, travel agen dan biro perjalanan wisata potensial dari seluruh Indonesia. Sedangkan untuk seller diharapkan bisa mencapai 125, yang terdiri dari dinas pariwisata provinsi/kabupaten/kota, desa wisata, hotel, resort, villa, asosiasi wisata agro, theme park, travel agen, haji dan umroh, cruise, airlines, cargo, bis wisata, pusat oleh-oleh, restoran, catering, museum, dan souvenir.

“Saat ini peserta yang sudah terdaftar 225 buyer dan 80 seller. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah,” jelasnya.

Menurutnya, seller yang hadir tidak hanya dari Semarang, tapi juga ada dari luar Kota Semarang bahkan rencananya akan hadir Seller dari Bangkok dan Jepang. Demikian juga untuk buyer, tidak hanya dari Semarang tapi juga dari daerah lain, mulai Jawa hingga luar Jawa, bahkan luar negeri dari India sudah menyatakan keikutsertaannya.

BWI tahun 2019 ini, lanjutnya, mengangkat tema ‘Warak Ngendog’, dengan nuansa kental Semarangan. Adapun rangkaian acara BWI selain table top sebagai acara inti, juga terdapat city tour dan sajian atau festival barista, dengan topik Semarang Variety of Culture, di Kota Lama dan Sam Poo Kong.

“Semua event ini kita gelar dalam waktu satu hari sejak pagi sampai sore,” ujarnya.

Ketua DPD ASPPI Jateng, Robertus Wahyu menambahkan, melalui event tahunan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata di Jawa Tengah.

“Dengan adanya pertemuan langsung antara buyer dan seller tentu diharapkan ada transaksi pembelian paket-paket wisata serta promosi tempat-tempat wisata yang ada di Jateng,” tandasnya.(aln)