BRI Latih 100 Pelaku UMKM di Ungaran

  • PELATIHAN UMKM- Sebanyak 100 UMKM di Kabupaten Semarang mengikuti program ‘Pelatihan 10.000 UMKM’ yang digelar Bank BRI, di Balemong Resort Ungaran. FOTO : ANING KARINDRA

UNGARAN– PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmen untuk menjadi penggerak ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia. Kali ini, melalui program CSR BRI Peduli, Bank BRI menggelar pelatihan kepada 10.000 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Ungaran, Reza Syahrizal Setiaputra mengatakan, program pelatihan ini diselenggarakan di 100 lokasi dengan masing-masing 100 peserta. Khusus untuk Kantor Cabang BRI Ungaran, pelatihan dilakukan di Balemong Resort Ungaran, dengan total 100 peserta.

PEMBUKAAN- (kiri-kanan) Sekretaris Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang, Hadi Riyanto;
Kabag Logistik dan Umum Kantor Wilayah BRI Semarang, Eda Febriyanti; Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Ungaran, Reza Syahrizal Setiaputra; dan salah satu pemateri dari Vission College, Mustikatun; saat membuka ‘Pelatihan 10.000 UMKM’ yang digelar Bank BRI, di Balemong Resort Ungaran. FOTO : ANING KARINDRA

“Program ini diikuti oleh pelaku UMKM, termasuk para UMKM cluster unggulan daerah,” katanya, disela Pembukaan ‘Pelatihan 10.000 UMKM’, di Balemong Resort Ungaran.

Dijelaskan, pelatihan ini diselenggarakan Bank BRI untuk meningkatkan kapabilitas UMKM untuk go modern, go digital, go online dan go global. Dalam program tersebut, UMKM akan mendapatkan pelatihan terkait administrasi dan manajemen keuangan, pelatihan terkait e-commerce, akses informasi terhadap permodalan, hingga info pasar.

“Hadir sebagai pemateri dari Tokopedia, Yustiana Anisasmiya; Enterpreneur, Yoga Muda; Vission College, Mustikatun; dan dari perwakilan Bank BRI,” jelasnya.

Menurut Reza, pelatihan 10.000 UMKM ini merupakan salah satu program CSR BRI yang digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun BRI ke-124 Tahun yang jatuh pada 16 Desember 2019 mendatang. Program CSR lain yang digelar Bank BRI diantaranya pembangunan / perbaikan 200 rumah tidak layak huni, program padat karya 50 lokasi serta konservasi kawasan sungai di 19 wilayah.

Selain kegiatan-kegiatan tersebut diatas, Kanwil BRI Semarang juga telah melaksanakan Sosialisasi Sadar Bahaya Narkoba kepada 50 SMA/SMK, MA sederajat se Kota Semarang. Dalam rangkaian HUT BRI ke-124, Kanwil BRI Semarang juga menyelenggarakan kegiatan Sportacular untuk pekerja lingkungan Kanwil dan Kantor Cabang Supervisi Kanwil BRI Semarang.

“Melalui berbagai program CSR yang digelar dalam rangka HUT ke-124, Bank BRI menunjukkan komitmen menjalankan peran sebagai agent of development sehingga kehadirannya semakin memberikan kontribusi yang lebih besar pada ekonomi kerakyatan yang dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup,” ungkap Reza.

Sementara, acara pelatihan dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang, Hadi Riyanto, dan dihadiri pula oleh Kabag Logistik dan Umum Kantor Wilayah BRI Semarang, Eda Febriyanti.

Dalam kesempatan tersebut, Hadi Riyanto yang mewakili Pemerintah Kabupaten Semarang mengapresiasi kepedulian Bank BRI terhadap UMKM di wilayahnya. Melalui pelatihan tersebut, UMKM dapat menerapkan ilmu yang diperolehnya sehungga usaha yang dimiliki makin memiliki daya saing yang tinggi.

Hadi menuturkan, masalah permodalan masih menjadi kendala utama UMKM di Kabupaten Semarang untuk berkembang. Pemkab Semarang sendiri ikut mendorong UMKM mendapat permodalan dengan memfasilitasi lewat perbankan, salah satunya seperti melalui BRI.

“Kami terus mendorong UMKM untuk bisa mengakses permodalan melalui perbankan. Jangan sampai terjerat bank ‘titil’ yang justru menjerumuskan pelaku UMKM,” terangnya.

Untuk mendukung UMKM, lanjutnya, Pemkab Semarang juga sudah memiliki UKM Center dengan data base yang lengkap terkait data UMKM di wilayahnya, beserta kinerjanya. Sedikitnya, ada 5.000 UMKM yang ada di Kabupaten Semarang, dengan 500 UMKM diantaranya yang tergolong aktif usahanya.

“Melalui UKM Center, perbankan yang akan menyalurkan kredit seperti BRI ini bisa mendapatkan database yang lengkap terkait UMKM mana saja yang layak mendapatkannya,” tandasnya.(aln)