Awal Tahun, BSB Agresif Genjot Penjualan

– TAMPIL FRESH- Sales Manager BSB, Harry Setiawan, dan Marketing Manager BSB, Jong Pramoda, menunjukkan maket rumah BSB Village di booth pameran yang kini tampil lebih fresh, di Mall Paragon Semarang. FOTO : ANING KARINDRA


SEMARANG – Mengawali tahun, pengembang perumahan ternama di Kota Semarang, Bukit Semarang Baru (BSB) telah menyiapkan berbagai strategi untuk mendongkrak penjualan. Salah satunya melalui pameran yang digelar di Atrium Mall Paragon, mulai hari ini hingga minggu besok.


Berbeda dari pameran sebelumnya, kali ini BSB melalui BSB City dan BSB Village tampil lebih fresh. Dengan tampilan konsep booth baru, diharapkan membuat masyarakat lebih nyaman berkunjung dan tertarik untuk memiliki rumah di BSB. 

Sales Manager BSB, Harry Setiawan mengatakan, adapun pameran di awal tahun ini menjadi momen yang pas bagi masyarakat untuk segera memiliki rumah idamannya. Ada berbagai tipe rumah yang bisa dipilih konsumen, mulai dari Cluster Aurora hingga Hilago.

“Tahun 2020 ini BSB City dan BSB Village memiliki banyak hal baru yang hadir. Produk, event, dan promo-promo menarik sudah kita siapkan khusus untuk konsumen,” katanya, disela pameran.


Menurutnya, khusus dalam pameran ini, baik BSB City dan BSB Village meluncurkan promo bunga KPR 2,63% dengan bank BCA. Selain itu, BSB juga akan bagi-bagi hadiah untuk para pengunjung pameran, dengan mengadakan lomba foto di booth pameran, baik BSB City maupun BSB Village, masing-masing akan ada hadiah voucher dan uang tunai @Rp 1 juta untuk 3 pemenang utama. 

Marketing Manager BSB, Jong Pramoda menambahkan, hunian di BSB sudah menjadi kawasan baru yang cocok untuk tempat tinggal dengan dukungan infrastrukturnya. Saat ini saja, telah ada sejumlah area komersial, mulai dari supermarket, KFC, otomotif area, kawasan ruko, hingga pergudangan untuk menunjang bisnis. 


Adapun rumah yang ditawarkan juga beragam tipe dengan keunggulan masing-masing. Tipe Aurora dijual mulai Rp 300 juta – Rp 1 miliar, sedangkan Hilago dijual dari harga Rp 1,8 miliar – Rp 2 miliar. 

“Kami menargetkan pameran selama lima hari dapat meraih omzet hingga Rp 20 miliar,” pungkasnya.(aln)