C
Selasa, Februari 10, 2026

Buy now

Tak Lagi Terbatas, Sutarto Kini Nikmati Akses Listrik dari Program Sambung Listrik Gratis PLN di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL— Malam yang dahulu sunyi dan remang kini berubah lebih terang di rumah Sutarto (47). Warga Dusun Rejosari RT 23/05, Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul itu akhirnya bisa menikmati listrik secara mandiri setelah hampir tiga dekade harus menyalur dari rumah orang tuanya.

Pada Jumat (6/2/2026), Sutarto menjadi salah satu penerima bantuan Sambung Listrik Gratis daya 900 VA melalui program Light Up The Dream (LUTD) PLN UP3 Yogyakarta. Bersama tiga warga Kalurahan Serut lainnya, dia kini merasakan kemudahan akses listrik yang selama ini dia impikan.

Sejak 1997, Sutarto dan keluarganya hidup dengan keterbatasan listrik. Kondisi tersebut membuat berbagai aktivitas, terutama di malam hari, tidak berjalan optimal. Anak-anaknya kerap belajar dengan penerangan seadanya, sementara aktivitas rumah tangga harus disesuaikan dengan keterbatasan daya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Sekarang rumah sudah punya listrik sendiri. Dahulu harus nyalur dari rumah orang tua, rasanya sungkan dan terbatas,” ujar Sutarto dengan mata berkaca-kaca.

Sutarto tinggal bersama istri dan tiga anaknya di rumah sederhana di perbukitan Gunungkidul. Dia pernah bekerja sebagai tukang bangunan di Malaysia, sementara sang istri membantu ekonomi keluarga dengan berjualan jajanan di lingkungan sekitar dusun.

Program LUTD yang dia terima merupakan wujud nyata kepedulian pegawai PLN terhadap masyarakat kurang mampu. Sepanjang Januari hingga awal Februari 2026, PLN UP3 Yogyakarta telah menyalurkan 11 bantuan sambung listrik gratis di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara pada tahun 2025 lalu, tercatat 127 keluarga telah menikmati manfaat serupa.

General Manager PLN UID Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta Bramantyo Anggun Pambudi menjelaskan bahwa Light Up The Dream adalah program sosial yang diinisiasi oleh pegawai PLN melalui iuran sukarela. Program ini telah berlangsung sejak 2020 dan terus dijalankan setiap tahun di Seluruh Indonesia.

“Melalui LUTD, pegawai PLN ingin menghadirkan keadilan energi bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami percaya, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka peluang untuk pendidikan, ekonomi, dan kualitas hidup yang lebih baik,” ungkap Bramantyo.

Dengan hadirnya listrik di rumahnya, Sutarto kini memiliki harapan baru. Anak-anaknya dapat belajar dengan nyaman di malam hari, sementara keluarganya bisa menjalani aktivitas sehari-hari tanpa rasa sungkan maupun keterbatasan. Bagi Sutarto, listrik bukan sekadar cahaya, melainkan awal dari mimpi yang kini kembali menyala.(aln)

Aning Karindra
Aning Karindrahttp://ketaketik.com
Aning Karindra (Alin) || Blogger || Jurnalis || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08122776668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
4,541PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles