SEMARANG – Optimisme konsumen terhadap perekonomian Jawa Tengah pada Januari 2026 meningkat signifikan. Hal itu tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat sebesar 129,55 atau berada pada level optimis di atas 100.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari H. menyampaikan, capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan IKK Desember 2025 sebesar 117,77. Peningkatan ini didorong indikator kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi konsumen terhadap perekonomian ke depan yang sama-sama berada pada level optimis.
“Perkembangan IKK Jawa Tengah sejalan dengan hasil Survei Konsumen secara nasional serta IKK di Kota Semarang, Solo, Purwokerto, dan Tegal yang juga berada pada level optimis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) sebesar 114,66. Angka tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 102,98.
Optimisme tersebut ditopang persepsi positif terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, serta konsumsi barang tahan lama. Kondisi ini menunjukkan daya beli masyarakat masih terjaga pada awal tahun 2026.
Ke depan, optimisme konsumen diprakirakan tetap kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 144,44, meningkat dibandingkan Desember 2025 sebesar 132,55.
“Peningkatan optimisme terutama didukung keyakinan terhadap kenaikan penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, serta kegiatan usaha dalam enam bulan mendatang,” terangnya.
Bank Indonesia memandang keyakinan konsumen yang tetap terjaga menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Stabilitas harga dan daya beli masyarakat diharapkan terus mendukung kinerja ekonomi Jawa Tengah ke depan.(aln)


