Pertamina Pastikan Takaran BBM di SPBU Akurat

0
414

SEMARANG- PT Pertamina (Persero) memastikan takaran bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di bawah pengelolaan perusahaan telah akurat karena melalui prosedur pemeriksaan yang ketat baik oleh internal perusahaan, Badan Metrologi dan pemeriksa independen.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan semua meteran pada dispenser SPBU Pertamina telah ditera oleh Balai Metrologi dan selalu diperiksa akurasinya secara berkala. Menurut dia, setiap SPBU Pertamina memiliki kartu tera dengan masa berlaku sebagai bukti bahwa dispenser selalu ditera berkala.

Ditambah lagi, persyaratan standar operasi SPBU Pasti Pas (SOP) bahwa setiap hari semua dispenser harus dicek dan dipantau meterannya sebelum memulai penjualan agar termonitor dengan baik. Untuk memenuhi kriteria SPBU Pasti Pas juga melibatkan pihak independen untuk melakukan penilaian terhadap kuantitas dan kualitas pelayanan di SPBU, termasuk mengenai takaran.

“Di era kompetisi dan kesadaran konsumen seperti ini bukan waktunya Pertamina bermain-main dengan standar takaran yang berlaku. Justru, kami memastikan dengan berbagai SOP agar terpenuhi berbagai standar takaran maupun volume dan kualitas BBM dengan baik agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutur Ahmad Bambang.

Dia menambahkan bahwa Pertamina sangat terbuka terhadap masukan konsumen dan semua pihak terkait dengan kualitas layanan dan kuantitas ukuran. Karena bagaimanapun juga di era persaingan bebas seperti saat ini masyarakat bisa memilih mana yang terbaik sehingga Pertamina dituntut untuk lebih meningkatkan layanannya.

Selama itu, proses pengecekan meteran, digunakan bejana ukur setiap pagi di setiap SPBU untuk memastikan takaran baik. Konsumen juga memiliki hak untuk meminta kepada petugas SPBU melakukan pengukuran dengan bejana ukur guna meyakinkan tepatnya takaran.

Di Wilayah Jateng & DIY

Ketua DPD IV Hiswana Migas Jawa Tengah Pramudya Hidayat Setiawan mengatakan Standar takaran merupakan hal sangat penting yang selalu dalam pengawasan bersama dengan Dinas Metrologi dan Pertamina.

“Akurasi takaran adalah point yang sangat menjadi perhatian kami dalam melakukan penjualan BBM kepada masyarakat, karena Tim Pertamina secara acak seringkali melakukan pemeriksaan ke SPBU. Jangankan perihal takaran, uang kembalian kurang, fasilitas penunjang di SPBU yang tidak sesuai, sistem 3S (Senyum Salam, Sapa) yang tidak diaplikasikan, akan mendapatkan teguran dari Pertamina, apalagi terkait takaran sehingga kami dan rekan-rekan di Hiswana sangat concern terkait hal ini” jelas Pramudya Hidayat Setiawan.

Sementara itu, jumlah SBPU Pertamina di Jateng dan DIY saat ini berjumlah 777 yg tersebar di 40 kota/ kabupaten, yang 105 diantaranya berada di jalur pantura mulai dari Brebes, Tegal, Pemalang terus ke timur hingga Pati dan Rembang.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.