XL Tingkatkan Kualitas 4G di Yogyakarta

0
292

image

– 4G YOGYAKARTA- Peresmian peningkatan kualitas layanan 4G di Yogyakarta dan disekitarnya, Rabu (11/5) malam, dilaksanakan di halaman Candi Prambanan, dengan dihadiri Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, dan Presiden Direktur/CEO XL, Dian Siswarini. Foto : IST/ANING KARINDRA/JATENG POS

*Gunakan Frekuensi 1800 MHz

SEMARANG- PT XL Axiata Tbk (XL) meningkatkan kualitas layanan dan memperluas cakupan layanan 4G untuk area Yogyakarta dan sekitarnya. Jika sebelumnya sejak akhir 2014, pelanggan XL di sana sudah bisa menikmati  internet cepat 4G yang mempergunakan frekuensi 900MHz, kini XL meningkatkan kualitasnya dengan mempergunakan frekuensi 1800 MHz.

Peresmian peningkatan kualitas layanan 4G ini dilakukan dalam sebuah resepsi di halaman Candi Prambanan, yang dihadiri oleh Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, dan Presiden Direktur/CEO XL, Dian Siswarini, Rabu (11/5) malam.

Presiden Direktur/CEO XL, Dian Siswarini mengatakan, sejak lama XL menempatkan Yogyakarta sebagai area yang spesial. XL memandang Yogya tidak sekadar sebagai pasar, namun juga tempat di mana XL bisa menunjukkan seperti apa seharusnya suatu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi dan data mampu melayani masyarakat Indonesia.

“Apalagi Yogya adalah salah satu basis industri kreatif di Indonesia, sekaligus sebagai Kota Budaya dan Pendidikan. Koneksi internet yang berkualitas adalah kebutuhan yang urgent untuk mendukung aktivitas masyarakat Yogya,” katanya.

Menurut Dian, kualitas layanan internet cepat 4G akan meningkatkan dengan memanfaatkan frekuensi 1800 MHz. Kecepatan layanan internet bisa ditingkatkan hingga 100Mbps, dan lebih stabil.

“Selain itu, dari sisi ekosistem, layanan pada frekuensi 1800 MHz juga akan lebih memudahkan pelanggan dan masyarakat Yogya dalam mendapatkan ponsel 4G di pasar. Secara global pun, layanan 4G LTE juga menggunakan frekuensi 1800 MHz,” ungkapnya.

Ditambahkan, Yogyakarta mendapatkan layanan 4G pada frekuensi 900MHz sejak akhir 2014, bersama dengan Medan dan Bogor. Saat itu pemerintah memang baru memberikan izin penggunaan frekuensi 900 MHz untuk layanan 4G. 

“Setelah kemudian pemerintah melakukan penataan ulang frekuensi 1800 MHz dan memberikan izin penggunaan frekuensi tersebut untuk layanan internet cepat 4G LTE sekitar Oktober 2015, XL hanya mengembangkan 4G LTE dengan menggunakan frekuensi 1800 MHz,” imbuhnya.

Saat ini, lanjutnya, sudah tersedia lebih dari 200 BTS 4G yang tersebar di berbagai area di dalam kota Yogyakarta dan sekitarnya. Infrastruktur tersebut akan menopang layanan untuk sekitar 627.000 pelanggan data, yang diperkirakan akan terus meningkat secara cepat. 

“Saat ini, total pelanggan XL di Kota Pelajar ini sekitar 1,9 juta, yang merupakan pelanggan potensial untuk berpindah ke layanan internet cepat 4G,” jelasnya.

Sementara, layanan 4G LTE di Yoyakarta kini akan meng-cover wilayah yang lebih luas dari sebelumnya. Selain area-area di dalam wilayah Kota Yogyakarta, pelanggan dan masyarakat bisa memanfaatkan 4G LTE di sekitar wilayah Mlati, Depok, Sewon, Kotagede, Gamping, Kaliurang, Sedayu, dan Pathuk. 

“Di berbagai area tersebut terdapat antara lain kampus, pusat perbelanjaan, pusat bisnis, dan lokasi wisata,” tandasnya.(aln)

Berita sebelumyaPT RNI Gelar Operasi Pasar Untuk Stabilkan Harga Gula
Berita berikutnya
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.