Semen Indonesia Bagikan Dividen 40%

*Dalam RUPS Tahunan
 

image

– RUPS TAHUNAN- Jajaran komisaris dan direksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, di Jakarta, kemarin. Foto : IST/ANING KARINDRA

                              
SEMARANG- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (Perseroan) pada Jumat (13/5) kemarin menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (Rapat) di Jakarta. 

Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Agung Wiharto mengatakan, rapat antara lain menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2015 untuk dividen sebesar Rp1,81 triliun atau 40% dari laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas sebesar Rp4,52 triliun.

“Nilai dividen Tahun Buku 2015 yang dibagikan kepada Pemegang Saham tersebut setara dengan Rp304,91 per lembar saham. Rapat juga menyetujui sisa laba bersih sebesar 60% atau Rp2,71 triliun dialokasikan sebagai cadangan,” katanya.

Ditambahkan, rapat juga memutuskan hal-hal antara lain, menyetujui laporan Tahunan mengenai keadaan dan jalannya Perseroan selama Tahun Buku 2015. Dalam hal ini termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2015. 

“Selain itu juga mengesahkan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2015,” imbuhnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, rapat menyetujui pemberlakuan Permen BUMN No. Per-09/MBU/07/2015, tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan BUMN. Disetujui pula perubahaan susunan pengurus Perseroan.

“Perubahan pengurus terjadi pada komisaris dan direksi,” ujarnya.

Komisaris Utama dipegang oleh Mahendra Siregar, dengan didukung komisaris lainnya Muchammad Zaidun, Djamari Chaniago, Marwanto Harjowiryono, Hambra, Wahyu Hidayat, dan Sony Subrata. Adapun untuk jabatan direksi, pada posisi Direktur Utama dipegang oleh Rizkan Chandra, didukung direksi lainnya Ahyanizaman, Gatot Kustyadji, Johan Samudra, Aunur Rosyidi, Darmawan Junaidi, dan Budi Siswoyo.

Sementara, dalam rapat juga diinformasikan jika kinerja perusahaan pada triwulan I/2016 berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp6,02 triliun. Namun begitu, jumlah tersebut turun sekitar 5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,34 triliun.

“Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya total volume penjualan menjadi 6,56 juta ton, atau turun 0,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,61 juta ton, serta tekanan harga jual sebagai akibat dari naiknya tingkat persaingan di pasar domestik,” paparnya.

Menurutnya, laba bersih Triwulan 1/2016 tercatat sebesar Rp1,03 triliun, turun sekitar 13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,19 triliun. Kendati demikian, melalui berbagai upaya efisiensi, Perseroan berhasil menurunkan Beban Pokok Penjualan sebesar 5,0% atau menjadi Rp3,60 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,78 triliun.(aln)

Berita sebelumya
Berita berikutnyaXL Uji Jaringan di Seluruh Wilayah Layanan
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||