Industri Kelautan dan Perikanan Didorong ‘Go Public’ 

0
386

image

SEMARANG- Industri kelautan dan perikanan didorong untuk tampil di pasar modal (go public). Melalui upaya tersebut, diharapkan bisa meningkatkan usahanya, seiring pendanaan yang diperoleh.

Kepala Eksekutif Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida mengatakan, makin banyaknya perusahaan di daerah yang melakukan Initial Public Offering (IPO), maka perekonomian daerah pun dapat terangkat. Selain itu, menciptakan sentra-sentra ekonomi yang lebih menyebar, dan tidak hanya terkonsentrasi di daerah tertentu. 

“Jumlah perusahaan di sektor kelautan dan perikanan yang mendapatkan dana masyarakat melalui pasar modal sampai saat ini mencapai 22 perusahaan, dengan nilai Rp14,1 triliun,” katanya, disela kegiatan Sosialisasi ‘Pasar Modal Sebagai Sumber Pendanaan Industri di Sektor Kelautan dan Perikanan’, yang digelar OJK bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (17/5), di Hotel Gumaya Semarang.

Menurutnya, hingga bulan Mei 2016, OJK telah memproses dua perusahaan sektor kelautan dan perikanan yang akan memanfaatkan penawaran umum pasar modal untuk sumber pendanaannya. 

“Di bidang Pasar Modal, kami secara konsisten terus melakukan pendalaman pasar dan penguatan infrastruktur, yakni dengan terus berupaya untuk meningkatkan jumlah emiten. Langkahnya, lebih menyederhanakan lagi proses Initial Public Offering (IPO) dan pengembangan infrastruktur bagi UMKM untuk go public, serta meningkatkan jumlah investor lokal,” ungkapnya.

Ditambahkan, sosialisasi merupakan upaya OJK untuk secara aktif melakukan program pendalaman pasar keuangan, percepatan akses keuangan daerah, serta pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk dapat lebih menyebarkan informasi terkait Pasar Modal, kepada pelaku usaha di daerah. 

“Dengan begitu, pemanfaatan Pasar Modal di daerah sebagai sumber pendanaan dapat ditingkatkan, khususnya mendorong pengembangan usaha di sektor perikanan dan kelautan dan industri terkait lainnya,” imbuhnya.

Sementara, dalam kegiatan ini disampaikan success story IPO dari tiga Perusahaan setempat, yakni PT Dua Putra Utama Tbk, PT Sarana Menara Nusantara Tbk, serta PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Disamping itu, enam perusahaan sekuritas juga berpartisipasi untuk memberikan konsultasi terkait manfaat dan proses penghimpunan dana melalui Pasar Modal kepada para peserta sosialisasi. 

“Kami mengundang 135 Perusahaan di bidang perikanan dan kelautan yang berdomisili di daerah Jawa Tengah,” tandasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.