PLN Upayakan Penormalan Listrik Karimunjawa

0
301

image

KARIMUNJAWA – Sejak peresmiannya pada Senin (30/5) PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Legon Bajak yang berlokasi di Desa Kemujan secara bertahap mulai melistriki Karimunjawa selama 24 jam. Walaupun PLTD yang berkapasitas total 2×2,2MW tersebut sempat terkendala yang menyebabkan terganggunya masyarakat Karimunjawa dalam menikmati pasokan listrik namun penormalan telah dilakukan oleh PLN.

Sehubungan dengan mesin PLTD masih dalam tahap pengujian atau commisioning sehingga diperlukan untuk pemeriksaan kondisi  mesin dan pemeriksaan kondisi pelumas  dalam waktu sampai dengan 3 (tiga) sampai dengan 4 (empat) hari agar pengoperasian PLTD untuk jangka panjang bisa sesuai dg standard operasi yang andal. Demikian keterangan yang disampaikan oleh humas PT Indonesia Power  dimana PT Indonesia Power merupakan anak perusahaan PT PLN (Persero) yang mendapatkan penugasan dari PT PLN (Persero) sebagai penyedia dan pengelola pembangkit PLTD Legon bajak di Karimunjawa.

PLN juga mengharapkan agar masyarakat karimunjawa bisa memahami dengan beralihnya pelayanan dari 18 ke 24 jam, masih banyak mengalami hambatan  terutama  transportasi untuk pengiriman penyediaan  stok material baik untuk PLTD maupun jaringan dan dari sisi non teknis masih alami hutan karimunjawa sehingga jaringan listrik PLN sering terganggu karena  hewan/binatang, ujar Audi Damal, Manajer Komunikasi Hukum & Administrasi

PLTD yang turut diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN, Nasri Sebayang ini menggantikan peran dari PLTD lama milik Pemda dengan kapasitas 700 KW yang sudah tidak dapat beroperasi secara maksimal.

Sebelumnya listrik dianggap sebagai barang mahal di Karimunjawa, misalnya yang terjadi pada Desa Karimunjawa dan Kemujan, listrik menyala sekitar 6-12 jam. Di Desa Parang, Nyamuk, dan Genting aliran listrik malah hanya enam saja, mulai pukul 18.00-24.00 WIB.

Namun dengan kehadiran pembangkit listrik baru ini diharapkan akan berimbas positif bagi wilayahnya. Dari urusan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, pariwisata hingga aktivitas di rumah- rumah warga akan lebih bergeliat seiring hadirnya listrik yang sudah maksimal, tutupnya. (aln)

Berita sebelumyaPPI Siapkan 190.000 Ton Gula
Berita berikutnyaBank Danamon Luncurkan D-Cash
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.