Bank BRI Resmi Miliki Satelit

0
400

*Layanan Makin Cepat dan Luas

image

– SATELIT BRI- Jajaran managemen Kanwil BRI Semarang, Minggu (19/6), melakukan nonton bareng peluncuran Satelit BRI, di Kantor BRI Semarang, Jalan Teuku Umar. Foto : ANING KARINDRA.

SEMARANG- Setelah sempat tertentu beberapa waktu, roket yang membawa Satelit BRISat, Minggu (19/6) pukul 04.39 WIB atau Sabtu (18/6) waktu Kourou, akhirnya berhasil diluncurkan dari Guiana Space Center di Kourou, Guyana. Peserta ‘Nonton Bareng’ Peluncuran BRISat di Lantai 4 Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Semarang pun tak henti-hentinya melantunkan doa syukur sebelum dan sesudah peluncuran.

Dari pantauan Jateng Pos, puluhan karyawan dan jajaran managemen BRI Kanwil Semarang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dengan adanya Satelit BRI, akan semakin memudahkan layanan nasabah BRI, semakin cepat dan luas.

Wakil Pimpinan Wilayah BRI Semarang Bidang Operasional, Budi Eristijono mengatakan, adanya digitalisasi melalui BRISat ini akan membuat perbankan lebih efisien. BRI kini bisa memberikan kualitas layanan yang besar bagi semua masyarakat, dari Sabang sampai Merauke. 

“Selama ini BRI menyewa ke pihak ketiga, dan kita tidak bisa mengontrol. Dengan satelit sendiri, kendali sepenuhnya ada di BRI yang dikendalikan oleh tenaga-tenaga ahli. Semua unit kerja dari hulu ke hilir bisa gerak semua sehingga kualitas maksimal,” katanya, kemarin.

Menurutnya, secara nasional ada 11.000 unit kerja konvensional, dari kantor pusat hingga BRI Teras, dan agen-agen BRILink. Keberadaan satelit ini akan membuat nasabah makin terlayani dengan baik.

“Di Jateng ada 22 kantor cabang BRI, 37 kantor cabang pembantu, 418 BRI unit, dan 90 BRI Teras, serta Teras keliling yang ada di masing-masing kantor cabang, dengan nasabah lebih dari 5 juta. Mereka akan mendapatkan pengalaman baru yang lebih baik lagi dari BRI,” ungkapnya.

Ditambahkan, peluncuran satelit ini merupakan investasi jangka panjang. BRI akan mengoptimalkan layanan, dan melakukan ekspansi sebaik-baiknya, dengan iming-iming kepada nasabah berupa pelayanan yang cepat. 

“Kita berani garansi, keberadaan satelit BRI akan membuat transaksi makin lancar, baik untuk e-banking, ATM, mobile banking, internet banking, EDC, dan lain-lain,” imbuhnya. 

Seperti diketahui, BRISat ini memakan investasi sekitar Rp3,5 triliun. Sebelumnya, setiap tahun BRI harus mengeluarkan Rp500 miliar untuk menyewa kepada pihak ketiga. 

“Katakanlah Rp3 triliun bisa biayai 6 tahun. Padahal satelit memiliki nilai ekonomis sampai minimal 17 tahun. Jadi lebih menguntungkan,” terangnya.(aln)

Berita sebelumyaInflasi Jateng Tetap Terkendali
Berita berikutnyaSido Muncul Santuni 1.000 Dhuafa
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.