Kini BNI Layani Penyaluran Bansos 

0
437

*Bersama Kemensos, Lewat e-Warong KUBE

– WARONG KUBE- Wakil Direktur Utama BNI, Suprajarto, bersama Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyaksikan proses transaksi penyaluran bansos di e-Warong KUBE milik Mei Supriyanti, di Mijen, Semarang, Sabtu (20/8). Foto : ANING KARINDRA


SEMARANG- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kini secara resmi dapat melayani penyaluran dana Bantuan Sosial (bansos) pemerintah bagi para pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Para penerima manfaat bansos pemerintah ini dapat langsung bertransaksi membeli Sembako di Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama (Warong KUBE) tanpa harus menggunakan uang tunai. 

Wakil Direktur Utama BNI, Suprajarto mengatakan, penerapan sistem digital tersebut saat ini telah dapat dilakukan di Kota Semarang. Transaksi pembayarannya akan menggunakan uang elektronik yang telah disiapkan oleh BNI atas kerjasama dengan Kementrian Sosial RI. 

“Dengan dibukanya Warong KUBE di Semarang, maka hingga saat ini, BNI telah membangun 14 Warong KUBE yang tersebar di Malang, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jakarta, Solo, Boyolali, dan Semarang,” katanya, disela Launching e-Warong KUBE, Sabtu (20/8).

Melalui Warong KUBE tersebut, lanjutnya, BNI juga dapat mengembangkan basis nasabahnya, yaitu lebih dari 200 penerima manfaat Bantuan Sosial dan pemilik KKS. 

Seperti diketahui, sebelumnya uji coba KKS telah dilakukan oleh BNI bersama Kementerian Sosial RI, di tujuh kota, yaitu Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya, DKI Jakarta, Solo, dan Boyolali. Pada uji coba tersebut terdapat beberapa BUMN lain yang dilibatkan, antara lain BULOG, RNI, Petrokimia Gresik, dan Pertamina.

“Kerja sama sinergis antar BUMN tersebut memungkinkan dilakukannya penyaluran bantuan sosial atau subsidi secara digital menggunakan KKS untuk transaksi pembelian beras, gula, minyak goreng dan tepung,” jelasnya.

Menurutnya, pada uji coba di Semarang kali ini pun penyaluran bantuan sosial dan subsidi dilaksanakan secara lengkap hingga ke transaksi pembelian barang-barang kebutuhan pokok. Pengelola Warong KUBE dan penerima manfaat diajak untuk mencoba bertransaksi dengan menggunakan KKS dan mesin Electronic Data Capture (EDC). 
“Dengan KKS dan EDC itu, penerima manfaat akan memperoleh informasi saldo dana bantuan sosial dan subsidi yang mereka miliki, kemudian membelanjakan dana bantuan tersebut di Warong KUBE,” ungkapnya.

Ditambahkan, dengan dukungan sistem dari BNI ini, penyaluran bantuan sosial yang diterima masyarakat akan dilakukan secara non tunai. Dalam hal ini, bantuan sosial akan langsung masuk ke rekening penerima manfaat dan selanjutnya dapat digunakan untuk membeli barang yang telah ditetapkan di Warong KUBE, melakukan tarik tunai, atau tetap disimpan di dalam Tabungan. KKS juga dapat difungsikan sebagai kartu Debit yang dapat bertransaksi di Anjungan Tunai Mandiri (ATM). 

“Sistem penyaluran bantuan sosial dan subsidi yang disiapkan BNI ini memiliki banyak keunggulan, diantaranya, sistem penyaluran bantuan sosial dan subsidi yang menggunakan mekanisme non tunai yang terintegrasi dengan sistem digital perbankan,” imbuhnya.

Selain itu, KKS merupakan Kartu Multifungsi yang dilengkapi dengan fitur e-wallet yang memungkinkan satu kartu dipergunakan untuk berbagai program bantuan sosial dan subsidi. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Sarana Lingkungan (SARLING), Bantuan Familly Support, Bantuan Tenaga Pendamping, dan lain sebagainya, termasuk Subsidi Beras Sejahtera (RASTRA). 

“Sistem ini sangat praktis dan ekonomis, karena cukup dengan 1 kartu saja untuk segala jenis bantuan/ subsidi,” terangnya.

Bahkan, platform yang dikembangkan ini sangat mendukung terciptanya sinergi BUMN, karena bersifat terbuka (open system) sehingga dapat digunakan oleh seluruh bank HIMBARA. Selain itu platform ini juga dapat diintegrasikan dengan BUMN lain yang berperan sebagai supplier bagi agen penyaluran bantuan sosial dan subsidi (seperti: Bulog untuk beras, PIHC untuk pupuk, Pertamina untuk LPG 3kg, dan RNI untuk gula). 

Sementara, Acara Peresmian e-Warong KUBE dan Uji Coba Sistem Pembayaran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Beras untuk Keluarga Sejahtera (RASTRA) ini dilaksanakan di lokasi e-Warong KUBE ‘Harapan Sejahtera’, yang dikelola oleh Mei Supriyanti, di Kelurahan Mijen, Semarang. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Sosial RI Khofifah, Indar Parawansa; Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu; Wakil Direktur Utama BNI, Suprajarto.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here