Harga Cabai dan Bawang Merah Meroket

0
416


*TPID Kembali Gelar Pasar Murah

SEMARANG- Pasar murah cabai rawit merah, cabai merah keriting dan bawang merah kembali digelar oleh Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah, di Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk menahan lonjakan harga ketiga komoditas yang belakangan terus meroket.

Wakil Ketua TPID Jateng sekaligus Kepala Bank Indonesia Wilayah Semarang, Iskandar Simorangkir mengatakan, pelaksanaan pasar murah ini merupakan yang kedua, dimana pasar murah yang pertama telah dilaksanakan pada Senin, 21 November 2016 lalu, di Kantor Kecamatan Semarang Selatan (dekat dengan pasar Peterongan). Sama seperti sebelumnya, lokasi pasar murah kali ini juga sengaja dipilih dekat dengan pasar, yaitu Pasar Johar dan Pasar Gayamsari, dengan harapan konsumen mendapatkan informasi (meminimalkan asymmetric information) mengenai kondisi pasokan dan harga cabai rawit merah, cabai merah keriting dan bawang merah di tingkat  petani.

“Pada pasar murah ini masyarakat dapat membeli cabai dan bawang merah dengan harga di tingkat petani. Dengan informasi yang jelas mengenai harga dan kondisi pasokan oleh masyarakat,  proses pembentukan harga melalui mekanisme pasar dapat berjalan dengan lebih baik,” katanya.

Berdasarkan pantauan harga melalui SiHaTi (Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi), yaitu sistem informasi yang digunakan untuk memantau pergerakan harga komoditas strategis secara intensif, pasca pelaksanaan pasar murah yang digelar Bank Indonesia dan TPID Provinsi Jawa Tengah pada 21 November 2016 lalu, harga cabai merah keriting dan bawang merah telah berangsur menurun. Jika pada Senin pagi (21/11) harga cabai merah keriting sebesar Rp70.000/kg, cabai rawit merah Rp53.000/kg, dan bawang merah Rp42.000/kg, maka pada siang harinya harga sudah menunjukkan adanya penurunan. Harga cabai rawit merah turun menjadi  Rp45.000/kg, cabai merah keriting menjadi Rp60.000/kg, dan bawang merah menjadi Rp35.000/kg. 

“Penurunan harga masih terus berlanjut hingga hari Minggu, 27 November 2016. Namun demikian, karena harga cabai dan bawang merah masih berada di level yang cukup tinggi, Bank Indonesia bersama TPID Provinsi Jawa Tengah masih akan terus berupaya menahan lonjakan harga melalui kegiatan pasar murah,” terangnya.

Dijelaskan, dari kegiatan ini diharapkan harga ketiga komoditas tersebut dapat kembali ke tingkat harga normalnya, dan dapat dijangkau oleh masyarakat. Bank Indonesia bersama TPID Provinsi Jawa Tengah senantiasa berkomitmen untuk mengamankan ketersediaan pasokan bahan pangan strategis dan memastikan keterjangkauan harga agar inflasi Jawa Tengah tetap rendah dan stabil, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terjaga.(aln)

Berita sebelumyaPelindo III Edukasi Potensi Kemaritiman
Berita berikutnya​Eksis Menulis karena AXIS
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.