Tanpa Pemadaman, PLN Rabas Pohon Sentuh Kabel

0
328


RABAS POHON- Petugas Yantek PLN Semarang Barat melakukan perabasan terhadap pohon yang mengganggu jaringan listrik PLN di Semarang Barat, tanpa melakukan pemadaman. FOTO : ANING KARINDRA


SEMARANG- Ratusan dahan yang rimbun dengan daun dan berpotensi mengganggu instalasi dan jaringan listrik PLN di wilayah Semarang Barat, Minggu (2/7) dirabas (potong) oleh petugas Pelayanan Teknis (Yantek) PLN Rayon Semarang Barat.



Pekerjaan pembersihan lingkungan jaringan dan instalasi PLN tersebut dilakukan selama liburan Idul Fitri dan dilakukan tanpa melakukan pemadaman aliran listrik di sekitar wilayah yang menjadi obyek pembersihan.



Manager PLN Rayon Semarang Barat, Yudi Daryadi mengatakan, sebagian besar terjadinya aliran listrik padam di suatu wilayah karena dampak non teknis berupa gangguan yang disebabkan ranting, dahan maupun rerimbunan daun pohon yang menyentuh jaringan dan mengakibatkan terputusnya aliran. 



Mekanisme terputusnya aliran secara otomatis karena adanya alat pemutus yang bekerja bilamana ada hubungan arus pendek yang dipicu oleh koneksi yang bisa saja dihubungkan oleh benda-benda diluar instalasi seperti ranting, dahan, daun hingga lidi layang-layang atau lilitan benang yang dapat menghantarkan aliran listrik saat kondisi basah oleh air hujan.



“Apabila tidak ada saklar pemutus secara otomatis, justru akan mengakibatkan dampak yang membahayakan, seperti trafo meledak dan timbulnya percikan api di sekitar instalasi yang bisa berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar,” katanya.



Menurutnya, untuk mengamankan instalasi dan menjamin keandalan aliran listrik supaya tidak padam, maka PLN menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya instalasi listrik yang terganggu atau berpotensi tersentuh daun, ranting atau dahan, bisa segera melaporkannya kepada PLN atau melalui Contac center 123. Hal ini penting agar bisa ditindaklanjuti dengan pembersihan atau perambasan. Sesuai SOPnya, jaringan atau instalasi listrik harus bersih atau jauh dari benda-benda yang dapat membahayakan aliran radius 2,5 meter.



“Selama ini masih banyak masyarakat yang menganggap sepele kondisi pohon rimbun dan menyentuh instalasi PLN. Bahkan ketika petugas hendak memotong sebagian pohon yang menyentuh instalasi tidak diperbolehkan,” ungkapnya.



Oleh karena itu, lanjutnya, PLN pun telah melakukan sosialisasi dan meminta kesadaran masyarakat untuk mengamankan jaringan listrik PLN. Sebab bila terjadi hubungan arus pendek akan menyebabkan padam dan mengganggu kenyamanam masyarakat yang membutuhkan aliran listrik.



“PLN juga menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aktifitas yang berpotensi mengganggu instalasi listrik, seperti menerbangkan balon udara, bermain petasan kembang api yang meledak di udara serta menerbangkan layang-layang di sekitaran jaringan atau tower kabel bertengangan listrik,” terangnya.



Ditambahkan, selana libur Idul Fitri, PLN mengoptimalkan kerja pengecekan dan pembersihan lingkungan jaringan yang bertegangan. Pekerjaan ini juga telah berkoordinasi dan mendapatkan dukungan dari Dinas Pertamanan Kota Semarang selaku yang memiliki otoritas terhadap keberadaan pepohonan perindang wilayah.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.