Bekraf Gelar Seri Kelas Keuangan

0
256

SEMARANG- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar seri kelas keuangan (SKK) di Kota Semarang. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku industri ekonomi kreatif.


“Acara ini kelas keuangan syariah adalah salah satu program kegiatan dari kedeputian akses permodalan khususnya direktorat akses perbankan subdirektorat perbankan syariah, kegiatan ini untuk meningkatkan skill, kapasitas, dan kapabilitas dari pada UKM kreatif kita,” kata Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, pada pembukaan program SKK di Kantor Bank Indonesia di Semarang.


Menurutnya, bimbingan teknis merupakan salah satu bentuk kegiatan Bekraf, yaitu mempertemukan para pelaku UKM dengan perbankan baik yang konvensional maupun syariah. Adapun ini kendala yang dialami oleh pelaku UKM saat ini adalah kesulitan permodalan. 


“Selama ini dari sudut pandang UKM terhadap perbankan, kita tahu perbankan punya disiplinnya sendiri mengenai prinsip kehati-hatian, persoalan kolateral,” ungkapnya.


Ditambahkan , persoalan utama lebih kepada ketidakmampuan pelaku UKM untuk mengelola keuangannya. Pasalnya, sering terjadi usahanya secara bisnis bukan bangkrut tetapi ada persoalan keuangan, masih campur antara keuangan pribadi dengan bisnis.


Pada kesempatan tersebut, pembicara kunci yaitu anggota Komisi X DPR RI Yayuk Basuki mengatakan, legislatif sangat mendukung dan mendorong kegiatan Bekraf.


“Kami bukan keras terhadap Bekraf tetapi ini kan badan baru, kami coba dorong. Pada dasarnya kami sangat mendukung karena ingin pertumbuhan pelaku kreatif makin luas,” ujarnya.


Dijelaskan, saat ini permasalahan ekonomi kreatif yaitu pembiayaan dan solusinya dengan akses permodalan.

“Dengan akses permodalan, semoga pelaku ekonomi kreatif termotivasi mengembangkan usaha masing-masing,” pungkasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here