Sido Muncul Dorong Rawa Pening Jadi Wisata Mendunia

0
184

PROMOSI RAWA PENING- Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, saat menunjukkan iklan terbaru Kuku Bima Energi yang turut mempromosikan potensi wisata dibRawa Pening, Kabupaten Semarang. FOTO : ANING KARINDRA/JATENG POS

AMBARAWA – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali meluncurkan iklan terbarunya bertemakan wisata.  Kali ini, melalui produk Kuku Bima Energi, Sido Muncul berupaya mempromosikan wisata Rawa Pening yang terletak di Kabupaten Semarang menjadi wisata berkelas dunia.



Peluncuran iklan yang dibintangi atlet binaragawan nasional, Ade Rai ini dilakukan pada Sabtu pagi, di Area Wisata Bukit Cinta, Banyubiru, Kabupaten Semarang. Acara yang dihadiri Pangdam IV Diponegoro, Mayjen Tatang Sulaiman; Pangdam III Siliwangi; Bupati Semarang, Mundjirin; dan sejumlah perwakilan dari beberapa kementerian ini juga dirangkai dengan penanaman pohon, serta pelepasan bibit ikan.



Direktur PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengatakan,  Sido Muncul sengaja memilih Rawa Pening sebagai tema iklan lantaran ingin menjadikan danau tersebut sebagai destinasi wisata unggulan yang mendunia. Apalagi, potensi yang dimiliki Rawa Pening sangat menjanjikan, hanya saja kurang pengelolaan.



“Rawa Pening sebetulnya bagaikan  emas jika dikelola secara baik,” katanya, disela Peluncuran Iklan Kuku Bima Energi, di Bukit Cinta, Banyubiru, Kabupaten Semarang.



Menurutnya, danau yang memiliki luas 2.500 hektare ini berada di lokasi yang strategis, dan merupakan persimpangan jalan antara Semarang, Solo dan Yogyakarta. Dalam hal ini, ada jutaan orang yang berada di sekitar Rawa Pening dan 35.000 kendaraan per hari melintas di dekat Rawa Pening. 



“Ini seharusnya menjadi ‘emas’  bagi pemerintah dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.



Irwan pun menyayangkan, saat ini kondisi Rawa Pening mayoritas ditutupi oleh eceng gondok. Selain gulma air tersebut, sedimentasi yang terjadi pun begitu tinggi juga membuat Rawa Pening menjadi dangkal.



“Waktu saya kecil, kedalaman Rawa Pening ini sekitar 15 meter. Namun sekarang menjadi dangkal. Saya tidak tahu persis kedalamannya. Ada info, kedalamannya hanya tinggal tiga hingga lima meter,” keluhnya.



Ditegaskan, jika seluruh elemen terkait, baik pemerintah, masyarakat maupun para pengusaha dapat mengelola danau yang membelah empat kecamatan di Kabupaten Semarang ini secara baik dan benar, maka Rawa Pening dapat menjadi wisata kelas dunia. Akan banyak investor yang mau masuk berpartisipasi.



“Jika Rawa Pening dikelola secara baik, investor mau mengembangkan wisata alam seperti mendirikan penginapan, rumah makan hingga arena permainan air. Dengan begitu m bisa memikat wisatawan mancanegara untuk datang berkunjung,” tegasnya.



Dalam kesempatan tersebut, Irwan juga memperlihatkan hasil produksi iklan Kuku Bima Energi yang berdurasi sekitar 30 detik kepada para tamu undangan. Nantinya, iklan ini akan kami sebar dan tayangkan ke media elektronik.



Iklan bercerita tentang kondisi Rawa Pening yang banyak ditumbuhi eceng gondok, serta sedimentasi yang merugikan ekosistem sekitar.  Iklan tersebut juga bercerita jika Sido Muncul mampu mengubah eceng gondok menjadi bahan bakar yang terbarui.



Sebagai bintang iklan, Ade Rai juga menyampaikan pesan-pesan sosial, mengajak masyarakat untuk membersihkan eceng gondok dan datang berkunjung ke Danau Rawa Pening.



Sementara, sebelumnya Sido Muncul juga telah sukses membuat iklan di Danau Toba (Sumatera Utara), hingga Labuhan Bajo (Nusa Tenggara Timur). Iklan-iklan tersebut sukses mengangkat kunjungan wisatawan.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here