Sido Muncul Wujudkan Rawa Pening Jadi Wisata Mendunia

0
269

PROMOSI RAWA PENING- Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, saat menunjukkan iklan terbaru Kuku Bima Energi yang turut mempromosikan potensi wisata di Rawa Pening, Kabupaten Semarang. FOTO : ANING KARINDRA



POTENSI Rawa Pening sebagai destinasi wisata berkelas dunia nampaknya tak perlu diragukan lagi jika digarap dengan serius. Kondisi danau seluas 2700 hektar yang terletak di Kabupaten Semarang ini bahkan bisa menopang perekonomian daerah.


Keyakinan itu diungkapkan oleh Irwan Hidayat, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, saat launching iklan produk terbarunya, Kuku Bima Energi, yang mengambil tema wisata ‘Membangun Pariwisata Rawa Pening Menjadi Tujuan Wisata Kelas Dunia’,  di Bukit Cinta Kawasan Rawa Pening, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.



Bagi Irwan, bukan hal mustahil menjadikan danau legenda ‘Baru Klinthing’ ini dikenal oleh masyarakat luas, bahkan hingga ke mancanegara. Namun, perlu sinergi yang kuat untuk menggarap danau alam yang lokasinya berada diantara kaki Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran itu.



Ditegaskan, jika seluruh elemen terkait, baik pemerintah, masyarakat maupun para pengusaha dapat mengelola danau yang membelah empat kecamatan di Kabupaten Semarang ini secara baik dan benar, maka Rawa Pening dapat menjadi wisata kelas dunia. Akan banyak investor yang mau masuk berpartisipasi.



“Jika Rawa Pening dikelola secara baik, investor mau mengembangkan wisata alam, seperti mendirikan penginapan, rumah makan hingga arena permainan air. Dengan begitu bisa memikat wisatawan mancanegara untuk datang berkunjung,” tegasnya.



Namun disayangkan, saat ini permasalahan utamanya itu ada pada luasnya gulma enceng gondok yang mencapai 70% permukaan dan menutup keindahan rawa. Belum lagi masalah pendangkalan.



Melalui iklan Kuku Bima Energi yang dibintangi atlet binaragawan Ade Rai, lanjutnya, selain mempromosikan produk dan Rawa Pening, Sido Muncul pun ingin membawa pesan ajakan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi turun ke lapangan, bekerja nyata mengambil enceng gondok. Setelah Rawa Pening bersih, wisatawan datang berbondong-bondong ke Rawa Pening untuk berwisata.



BRIKET ENCENG GONDOK- Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, menunjukkan hasil olahan enceng gondok Rawa Pening yang bisa digunakan sebagai briket untuk bahan bakar. FOTO : ANING KARINDRA



“Kami pun datang membawa solusi menyelamatkan Rawa Pening dengan menjadikan enceng gondok menjadi bahan bakar, sehingga mampu mengurangi populasi enceng gondok dan sumber air bisa tetap terjaga,” ujarnya.  



PENGHIJAUAN- Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, mekakukan penanaman pohon untuk penghijauan di Bukit Cinta, kawasan Rawa Pening, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. FOTO : ANING KARINDRA




Dalam kesempatan tersebut, Sido Muncul juga memberikan bibit tanaman alpokat jenis Wina sebanyak 200 batang yang akan ditanam di sekitar Rawa Pening dan 100.000 ekor bibit ikan Nila Mujair yang dilepas ke Danau Rawa Pening. Secara simbolis, dilakukan pula penanaman pohon kantil, kenanga, dan cempoko mulyo.



TEBAR BENIH IKAN-  Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat, beserta para tamu undangan menebar 100.000 benih ikan di Rawa Pening. FOTO : ANING KARINDRA



Sejumlah petinggi hadir dalan kesempatan itu, yakni Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Hilman Nugroho; Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dr. Ir. Firdaus; Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tatang Sulaiman; Staf Khusus Kementerian Pariwisata; Bupati Semarang, dr. H. Mundjirin ES, SpOG; Kepala Balai Pusdataru; Kepala Dinas Pariwisata Jateng; Asosiasi Wisata Agro Indonesia; Pakar Lingkungan Hidup; jajaran Komisaris dan Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, dan tamu undangan lainnya.  



Dalam kesempatan tersebut,

Dadang Rizki, Deputi Bidang Pengembangan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata RI mengapresiasi langkah Sido Muncul untuk turut mempromosikan wisata Rawa Pening. Pihaknya pun siap melalukan sinergi membangun Rawa Pening menjadi wisata  berkelas dunia. 



“Untuk menjadikan Rawa Pening sebagai destinasi wisata berkelas dunia itu harus memenuhi standar  global, seperti atraksi, akses dan amenitasnya,” terangnya.



Untuk atraksi misalnya, apa  saja yang bisa menjual harus dikelola.  Seperti atraksi yang berbasis alam, budaya dan buatan. Sedangkan dari sisi akses sudah sangat memenuhi. 



“Untuk di kawasan wisata, akses bisa distandarkan secara global, seperti ada cable car yang membentang di atas danau untuk memudahkan wisatawan menikmati  Rawa Pening,” jelasnya.



Sedangkan dari sisi Amenitas, perlu ada akomodasi seperti homestay desa wisata, dan menciptakan rumah rumah wisata. Untum mewujudksn itu semua, harus ada sinergi yang kuat.



“Mimpi itu dapat terwujud jika semua saling bersinergi. Dan kami dari Kementerian Pariwisata siap mendukung dengan tim teknis yang ada, seperti terkait pengembangan destinasi dalam mendukung Rawa Pening jadi wisata dunia,” tegasnya.



Bupati Semarang, Mundjirin mengapresiasi dan berterima kasih atas langkah yang dilakukan oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul. Diakuinya, tidak terhitung jumlah anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dan juga menteri yang sudah datang meninjau Rawa Pening. 



“Sekarang Sido Muncul juga hadir untuk menyelamatkan Rawa Pening dan bahkan ingin menjadikannya wisata dunia dan kami sangat berterima kasih,” kata Mundjirin.



Mundjirin akan segera membentuk tim khusus untuk mengembangkan dan mengelola Rawa Pening, sehingga setiap intansi tidak berjalan sendiri-sendiri. Jika Rawa Pening dikelola secara baik dan benar, maka selain mengangkat perekonomian masyarakat dan daerah, juga menghindarkan dari bencana alam.



“Rawa Pening ini bukan warisan nenek moyang, tetapi titipan untuk anak cucu. Bayangkan jika sedimentasi banyak dan menjadi dangkal. Danau tidak bisa menampung air yang banyak, akibatnya luapan air akan meluber ke lingkungan sekitarnya,” tandasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.