XL Axiata Bangun Jembatan Biru

0
223

 

 

 

SEMARANG- Sebagai salah satu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali menginisiasi pembangunan jembatan di Desa Padaherang Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Jembatan yang dibangun di atas Sungai Cimanggung ini sangat dibutuhkan oleh warga sekitar untuk mendukung aktivitas sosial, pendidikan dan ekonomi mereka, sekaligus menjadi penghubung antara Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan.




Peletakan batu pertama dilakukan pada Kamis pagi, di Desa Padaherang Sindangwangi Kabupaten Majalengka. Hadir dalam acara ini, Regional Sales Manager Cirebon Area, Doddy Hadiana, Kepala Desa Padaherang Iying, dan segenap Muspika Sindangwangi (Musyawarah Pimpinan Kecamatan).



 

General Manager Finance and Management Service XL Axiata Central Region, Taufik Hidayat , mengatakan, suatu kebanggaan tersendiri bagi XL bisa berkontribusi secara riil dalam pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa-desa di Kecamatan Sindangwangi. Pihaknya berharap, jembatan ini nanti akan membantu warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama pembangunan dan perekonomian.




“Ibarat layanan seluler, jembatan juga akan menjadi faktor penentu kemajuan suatu kawasan yang sebelumnya terisolir,” katanya.



 

Taufik  menambahkan, dana untuk membangun jembatan berkonstruksi composite Baja Beton (Rangka Baja Lantai Beton) ini selain menggunakan dana internal perusahaan, juga merupakan donasi wakaf Karyawan dan pelanggan setia XL. Jembatan baru yang akan menghubungkan Desa Padaherang Majalengka dan Padabeunghar Kuningan ini memiliki panjang 16 meter dan lebar 3,5 meter.




Jembatan yang telah distandardisasi kualitasnya oleh dinas terkait pemerintah setempat ini diperkirakan akan selesai di akhir tahun 2017. Dengan demikian, pada awal tahun 2018  sudah dapat digunakan oleh masyarakat baik pejalan kaki, pengendara motor dan juga mobil serta truk ukuran kecil.



 

Saat ini warga Padaherang hanya bisa melintasi Sungai Cimanggung di saat musim kemarau saja dengan jalan kaki karena tidak ada jembatan. Saat musim hujan atau jika ingin menggunakan kendaraan warga harus memutar 11 km ke jalan raya terdekat.




Padahal, banyak hasil perkebunan seperti durian dan melinjo yang harus diangkut ke pusat kota Majalengka, Kota Cirebon dan Kota Kuningan. Oleh Karena itu, tidak berlebihan jika warga menyampaikan bahwa sudah puluhan tahun warga mengharapkan dibangunya jembatan ini.



 

Jembatan di Desa Padaherang Kabupaten Majalengka ini merupakan jembatan yang ke-4 Yang telah dibangun XL Axiata. Sebelumnya, XL sudah membangun jembatan di desa Cicurug Pasirwangi, Garut.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here