Pasar Murah BPJS Ketenagakerjaan Untuk Driver Gojek

0
302

APRESIASI GOJEK- BPJS Ketenagakerjaan menggelar pasar murah khusus untuk driver Gojek, di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda jalan pemuda no. 130 Semarang. FOTO : ANING KARINDRA



 

SEMARANG- BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda menyiapkan 750 paket sembako murah yang berisi kebutuhan pokok untuk driver Gojek Kota Semarang. Pasar murah diadakan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda jalan pemuda no. 130 Semarang.



Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Heri Purwanto mengatakan, pasar murah ini merupakan rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun BPJS Ketenagakerjaan ke-40. Sebelumnya, dalam menyambut HUT BPJS Ketenagakerjaan, Semarang Pemuda telah melaksanakan kegiatan sosial lainnya seperti Donor darah di perusahaan Techpack Asia, dan 40 menit mengajar di Universitas Diponegoro awal November lalu.



“Paket sembako tersebut terdiri dari 5 Kg beras, 3 liter Minyak goreng rosebrand, 2 Kg gula pasir dengan total harga Rp.150.000 dan dijual kepada para driver Gojek hanya Rp.60.000,” katanya.



Selain mendapat sembako murah, lanjutnya, para driver Gojek juga mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.



“Disini teman teman driver Gojek cukup melihatkan KTP dan Aplikasi Gojeknya, mereka sudah bisa mendapatkan sembako murahnya ini,” ujarnya.



Kepala Bidang Pemasaran Informal yang sekaligus menjadi Koordinator Lapangan pasar murah, Noviana Kartika Setyaningtyas menambahkan, dalam keanggotaannya, iuran BPJS Ketenagakerjaan dari para driver Gojem sebesar Rp16.800 akan otomatis disetorkan dari aplikasi Gopay para driver Gojek. Dengan begitu, mereka tidak akan kerepotan saat mau membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.



Salah satu Driver Gojek, Nardi (44) yang ikut membeli paket sembako murah, juga sekaligus mendaftarkan dirinya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan merasa terbantu dari kegiatan ini.



“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Selain mendapatkan paket sembako murah, kami juga ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.



Menurut Nardi, awalnya ia memang mau ikut program BPJS Ketenagakerjaan, tapi karena sibuk jadi belum sempat daftar.



“Saya juga sangat setuju kalau iurannya diambil otomatis dari aplikasi Gopay, jadi saya tidak perlu repot-repot ke Supermarket atau Bank untuk ngantri lalu bayar Iurannya, saya jadi bisa fokus kerja,” ungkap Nardi.



Nardi berharap, para driver Gojek yang lain mau ikut serta menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, resiko kerja menjadi driver Gojek itu sangat tinggi.



“Jadi, bila sesuatu hal yang tidak diingankan terjadi, keluarga di rumah kita tidak akan terbebani,” tandasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.