NuMoney Hadir di Indonesia

0
90

JAKARTA- Kehadiran teknologi blockchain mendukung cryptocurrency semakin berkembang di Indonesia. Peningkatan nilai tukar cryptocurrency dan kecanggihan
teknologi penopangnya membuat masyarakat, khususnya generasi milenial semakin tertarik untuk mulai berinvestasi.

Melihat peluang tersebut, NuMoney sebagai cryptocurrency marketplace melebarkan sayapnya ke Indonesia untuk menjangkau tidak hanya kalangan pengusaha, namun juga generasi muda. Generasi muda milenial secara umum sudah terbiasa dengan teknologi, sehingga dapat
dengan mudah dan cepat mengadopsi aplikasi atau inovasi baru, salah satunya cryptocurrency yang telah mendunia.

Namun, dengan pengetahuan mereka yang sudah sangat canggih, masih ada keterbatasan pemahaman mengenai cryptocurrency yang akhirnya mendorong NuMoney untuk hadir di Indonesia. Melalui salah satu layanan
unggulannya, over-the-counter, NuMoney Indonesia membuka layanan berkunjung yang
bertempat di Ruko FrenchWalk, Mall of Indonesia, Jakarta.

Inisiatif ini memungkinkan
masyarakat untuk dapat bertransaksi sekaligus memperoleh edukasi seputar aset digital dengan mudah.

”Fokus utama kami adalah keamanan dan kemudahan layanan bagi pelanggan, termasuk para milenial. Berbeda dengan cryptocurrency marketplace lainnya, NuMoney meluncurkan Ethereum sebagai coin pertama, dimana seluruh transaksinya dapat ditukar langsung
dengan mata uang lokal Indonesia, Singapura, dan Malaysia,” ucap Andika Sutoro Putra,
CEO NuMoney Indonesia yang juga merupakan seorang investment prodigy sejak berusia 16 tahun.

Dengan ekspansi ini, NuMoney kini telah memiliki pasar di tiga negara, yakni Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Jaringan internasional memungkinkan pelanggan Indonesia untuk dapat melakukan deposit maupun withdrawal dengan mudah menggunakan kurs Rupiah
Indonesia (IDR), Dolar Singapura (SGD), dan Ringgit Malaysia (MYR) di ketiga negara tersebut.

Pelanggan pun dapat melakukan arbitrasi terhadap perbedaan harga yang terjadi di antara negara tersebut. Biaya transaksi yang diberlakukan oleh NuMoney sangat bersaing dimana untuk market
taker (pembeli) hanya dikenakan biaya sebesar 0.25% dan 0% untuk market maker (penjual). Sementara itu, NuMoney Indonesia tidak memberlakukan persentase fee untuk
proses penarikan, melainkan menerapkan tarif rata sebesar Rp25.000.

NuMoney telah mengedukasi dan membantu transaksi jual beli berbagai cryptocurrency bagi
ribuan pelanggan secara global. Hal tersebut membawa NuMoney mencapai volume transaksi sebesar 50 miliar per tahun 2018, sejak didirikan pada September tahun 2017.
Dengan beroperasinya NuMoney di tanah air, perusahaan ini memastikan diri untuk mematuhi dan melaksanakan seluruh regulasi yang disusun oleh pemerintah.

“NuMoney akan fokus memperluas jangkauan ke beberapa negara di Asia
Pasifik, seperti Thailand, Taiwan, Hong Kong, Vietnam, Filipina, India,dan Australia selama satu tahun ke depan. Kami pun akan meluncurkan top dua puluh Coin Market Cap (CMC), yang terdiri dari Bitcoin, Ethereum, EOS, Monero, IOTA, Tron, NEM, Verge, Ripple, Stellar, Ethereum Classic, dan lain-lain”, tutup Andi(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here