Aplikasi ‘Laut Nusantara’  Tingkatkan Produktivitas Nelayan

– SOSIALISASI- Direktur BROL Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dr. I Nyoman Radiarta M.Sc; Head of Sales area Indramayu XL Axiata, R. Tommy Chandra Dirgantara; Kepala Dinas KKP Indramayu, Ir. H. Abdurrosyid Hakim; pada Sosialisasi Laut Nusantara kepada 100 nelayan di PPI Karangsong, Indramayu. FOTO : IST/ANING KARINDRA
INDRAMAYU- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melanjutkan program sosialisasi aplikasi Laut Nusantara kepada masyarakat nelayan Indonesia. Di awal 2019 ini, sosialisasi dilaksanakan di Indramayu, Jawa Barat.
Pada sosialisasi ini, masyarakat nelayan di masing-masing daerah mendapatkan pelatihan pemanfaatan aplikasi digital Laut Nusantara dari praktisi yang telah ditunjuk untuk meningkatkan produktivitas sekaligus keamanan mereka dalam bekerja.
Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti mengatakan, setelah beberapa waktu yang lalu diluncurkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, XL Axiata mengenalkannya kepada masyarakat nelayan di berbagai daerah. Tujuan XL tidak hanya membuat saja, tetapi bisa benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan untuk meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya akan membantu memperbaiki kualitas hidup mereka.
“Oleh karena itu, kami juga memiliki program sosialisasi langsung kepada masyatakat nelayan di berbagai daerah, termasuk di Indramayu, Jawa Barat,” katanya.
Sofia melanjutkan, pada program sosialisasi ini, tim dari XL Axiata mengajarkan langsung penggunaan aplikasi Laut Nusantara kepada para nelayan. Tidak lupa, kepada mereka juga diberikan pemahaman mengenai manfaat dari pemanfaatan teknologi digital untuk membantu meningkatkan hasil tangkapan ikan di laut, sekaligus memastikan keamanan mereka dalam bekerja.
“Salah satu fitur yang mereka butuhkan adalah petunjuk lokasi tempat ikan berada, yang selama ini tidak bisa mereka perkirakan. Teknologi digital yang didukung data satelit mampu memberikan data-data ini,” ujarnya.
Sementara, pelatihan diikuti oleh sedikitnya 100 orang nelayan dari Indramayu. Kepada mereka, XL Axiata dan Kementerian Kelautan dan Perikanan berharap pengetahuan dan materi edukasi yang sudah diberikan selanjutnya bisa diteruskan kepada warga nelayan lainnya. Dengan demikian, aplikasi Laut Nusantara bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang lebih luas.
Bersamaan dengan pelatihan tersebut, XL Axiata juga menyerahkan donasi perangkat smartphone yang sudah dilengkapi dengan aplikasi Laut Nusantara dan paket data dan telpon selama 1 bulan.
Aplikasi ‘Laut Nusantara’ yang dibangun selama kurang lebih 5 bulan ini didukung basis informasi yang lengkap dan real time, serta sumber data sepenuhnya dari Balai Riset dan Observasi Laut (BROL). Sebagai lembaga riset dan observasi kelautan di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, BROL memiliki data kelautan yang sangat lengkap dan sangat berguna untuk pengembangan di bidang kelautan, termasuk manfaat praktis bagi nelayan kecil.
Masyarakat nelayan di seluruh Indonesia bisa mengunduh aplikasi Laut Nusantara di Play Store secara gratis melalui smartphone Android dengan menggunakan operator layanan data. Aplikasi ini bisa dipergunakan oleh nelayan saat melaut sejauh smartphone mereka masih bisa menangkap sinyal data dari operator.
Berdasarkan ujicoba di sejumlah daerah, aplikasi masih bisa dibuka hingga jarak 10 mil dari pantai. Jarak ini masih sangat relevan mengingat nelayan kecil, dengan perahu berjungkung dan bentuk perahu tradisional berukuran kecil lainnya memiliki daya jangkau rata-rata kurang dari 20 mil laut.(aln)