JNE Yogyakarta Garap Komoditas Kiriman Ikan

– GATHERING- JNE Yogyakarta gelar Annual Gathering pada Minggu (24/2), di Sheraton Mustika Resort & Spa Yogyakarta, yang diikuti sebanyak 94 mitra sales counter. FOTO : IST/ANING KARINDRA



YOGYAKARTA- JNE Yogyakarta menggelar Annual Gathering di Sheraton Mustika Resort & Spa Yogyakarta, yang diikuti sebanyak 94 mitra sales counter. Annual gathering merupakan agenda tahunan bagi JNE cabang di seluruh Indonesia.


Untuk peserta gathering di wilayah JNE Yogyakarta meliputi sales counter di Kabupaten Sleman, Bantul dan Kota Yogyakarta. Kegiatan bertema “The Power Of Excellent Performance” kali ini merupakan tahun ke-15 JNE Yogyakarta menyelenggarakan pertemuan rutin bagi mitranya.


“Sejarah kemitraan JNE Yogyakarta berawal pada masa menjamurnya bisnis wartel di kota pelajar dan banyak pemiliknya bermitra dengan menjadi titik layanan JNE. Kini, para mitra semakin berkembang dan peluang kerjasama tersebut terus terbuka sebagai bentuk semangat JNE untuk maju dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Adi Subagyo, Branch Manager JNE Yogyakarta, dalam sambutannya mengenai perkembangan JNE sejak tahun 1996 di Yogyakarta dan lebih dari 28 tahun di Indonesia. 


Menurut Adi, The Power Of Excellent Performance menjadi tema kali ini, karena di tahun 2019 JNE ingin semakin meningkatkan performa pelayanan bagi pelanggan. Tak sekedar menerima paket dan mengirimkan ke tujuan, tapi sekaligus memberikan fasilitas dan solusi bisnis bagi para pelaku UKM.


Adi menambahkan, JNE kini pun mulai menangkap banyak peluang baru bisnis pengiriman di Yogyakarta. Salah satunya adalah komoditas pengiriman ikan. 


“Sejak awal 2018, kami banyak melakukan eksperimen untuk penanganan kiriman ikan setelah berkonsultasi dengan pemegang otoritas yaitu Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Yogyakarta (BKIPM Yogyakarta),” ungkapnya.


Maka dari itu, lanjutnya, pada annual gathering kali ini JNE Yogyakarta mengundang perwakilan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Yogyakarta (BKIPM Yogyakarta). Sebagai pembicara, yaitu Sunarto, A.Md., Koordinator, dan Maria Theresia Sundah, A.Pi., selaku Kepala Sub.Sie Tata Pelayanan.

Masing – masing pembicara tersebut mempresentasikan prosedur dan penanganan kiriman ikan yang sesuai dengan undang-undang.
Sesuai tradisi JNE sejak didirikan 28 tahun silam, acara kali ini diawali dengan santunan kepada 28 anak yatim piatu dari Yayasan Yatim Putri Muhammadiyah Prambanan, Sleman. Dalam kesempatan ini hadir juga Novi Andrianto, selaku Head Of National Retail JNE, yang memaparkan mengenai pertumbuhan jaringan JNE secara nasional dan tantangan, serta strategi yang dapat dilakukan mitra sales counter di tahun 2019. 


Marsudi, Head Regional Jateng yang hadir mengungkapkan, ia sepakat dengan Pak Adi bahwa sesuai tema annual gathering tahun ini adalah The Power Of Excellent Performance yang wujudnya adalah memberikan fasilitas dan pelayanan lebih dari yang diharapkan. Beberapa layanan tambahan yang dapat membantu pelanggan adalah produk e-fullfilment, sehingga produk UKM yang ada di Yogyakarta bisa mendapatkan fasilitas gudang dari JNE Yogyakarta, sekaligus penanganan kiriman.


Selain itu, fasilitas lain yang ditawarkan adalah packing atau bahkan laporan pengiriman yang dapat membantu pelanggan dalam memperlancar usahanya.
Dalam annual gathering rangkaian acara yang ditunggu adalah awarding atau sesi pemberian penghargaan bagi mitra Sales Counter dan Sales Counter Officer atau petugas Sales Counter dengan performa kerja terbaik selama tahun lalu. Tahun ini, Sales Counter terbaik jatuh pada JNE Kalem dan JNE Condongcatur. Sedangkan sales counter Officer terbaik dianugerahkan kepada Dody Hidayat, petugas JNE Dian, dan Sujaryanti petugas JNE Gemilang. 


Dalam kesempatan ini JNE Yogyakarta juga menyediakan banyak doorprize, mulai dari peralatan kerja bagi counter hingga barang-barang elektronik, sepert AC, televisi, kursi tunggu, maupun genset, agar dapat menambah fasilitas di sales counter masing-masing.(aln)