PLN Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Sekolah Vokasi UGM

– KERJASAMA- PLN menggandeng Sekolah Vokasi UGM untuk kerjasama perekrutan talenta terbaik. FOTO : IST/ANING KARINDRA



YOGYAKARTA- Dalam rangka merekrut talenta terbaik bangsa, sekaligus sebagai penerapan Link and Match Lembaga Pendidikan dengan Dunia Kerja, PLN tandatangani Perjanjian Kerja Sama Program Pendidikan D4 Ikatan Dinas PLN dengan Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada (UGM) di  Sekolah Vokasi (SV) UGM, Yogyakarta.


Dalam acara penandatanganan tersebut, Executive Vice President (EVP) Talent Development PLN Karyawan Aji (mewakili Direktur HCM PLN), menyampaikan bahwa kerjasama yang dilakukan antara PLN dengan SV UGM adalah sebagai upaya PLN menjaring talenta muda terbaik di bidang nya, setelah sebelumnya menjalin kerjasama serupa dengan 4 (empat) Perguruan Tinggi yaitu POLBAN, UNDIP, PENS, dan PNUP.


“Perjanjian ini diadakan dengan maksud untuk menyelenggarakan pendidikan Diploma Empat (D4) atau Sarjana Terapan Ikatan Dinas jurusan Teknologi Rekayasa Elektro disesuaikan dengan kebutuhan bidang teknik di PLN dengan tujuan memperoleh lulusan D4 / Sarjana Terapan yang siap bekerja dan memiliki kompetensi cukup untuk diterima sebagai Pegawai PLN,” kata Aji


Program ini akan dijalankan mulai tahun Akademik 2019/2020 sampai dengan Tahun Akademik 2021/2022 atau selama 3 (tiga) tahun


Dekan Sekolah Vokasi UGM Wikan Sakarinto, S.T.,M.Sc.,Ph.D menjelaskan bahwa kerja sama dengan PLN ini sudah berjalan lebih dari 4 tahun.

“Kerja sama ini telah berjalan sekitar lebih dari 4 tahun, yang tadinya adalah kelas kerja sama program D3 Teknik Elektro, mulai tahun ini kita kembangkan menjadi D4 atau Sarjana Terapan di bidang Teknologi Rekayasa Elektro, khususnya untuk distribusi kelistrikan,” terang Wikan. 


Program D4 Ikatan Dinas PLN -SV UGM adalah program kerjasama pendidikan D4 yang dibuka secara khusus bagi mahasiswa baru SV UGM, dimana  Mahasiswa yang telah lulus akan diangkat sebagai pegawai PLN jika memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan dalam kontrak. Selama pendidikan, mahasiswa diberi kesempatan untuk melaksanakan praktikum dan magang di unit PLN. 


Aji kembali menjelaskan bahwa PLN terus menjaring SDM terbaik bangsa yang dipersiapkan sejak dini yang salah satunya melalui program kerjasama ikatan dinas ini. Harapannya adalah mahasiswa dibekali kompetensi baru yang dibutuhkan guna menjawab setiap tantangan pada disruptive era dan revolusi industri 4.0 yaitu shifting technology sehingga akhirnya dapat menjadi bagian dari PLN, agar korporasi tetap survive ketika dihadapkan pada kebutuhan untuk menciptakan New Value Creation.


“Secara khusus pada kesempatan ini saya atas nama korporasi mengucapkan terima kasih kepada SV UGM yang telah menangkap peluang kerjasama ini. Saya berharap, agar mahasiswa tidak hanya belajar mengasah hard skill tetapi juga keterampilan softskill. Hal ini dilakukan agar mereka mempunyai kematangan sosial dan emosional di dunia kerja, seperti kepemimpinan, nilai-nilai disiplin, inisiatif, adaptif, integritas, open mind terhadap tantangan, memiliki budaya belajar dan berbagi serta berkolaborasi,” kata Aji.


Diharapkan akan terbentuk sebuah Konsep Link and Match (keterkaitan dan kesepadanan), yaitu konsep keterkaitan antara lembaga pendidikan dengan dunia kerja. Dengan adanya keterkaitan ini maka pendidikan sebagai pemasok tenaga kerja dapat mengadakan hubungan-hubungan dengan dunia usaha/industri khususnya PLN, dan bagi PLN agar mendapatkan talenta-talenta terbaik sejak dini dalam rangka memajukan kelistrikan nasional mendatang.(aln)