C
Selasa, Januari 31, 2023

Buy now

BULOG Jateng Gelar SPSH, Kendalikan Harga Beras di Pasaran

SEMARANG – Perum BULOG Jawa Tengah merespon cepat lonjakan harga beras yang terjadi di pasaran. Melalui Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), di awal 2023 ini BULOG telah menggelontor 9.000 Ton beras ke sejumlah titik pedagang di pasar-pasar tradisional di Jawa Tengah.

Pimpinan Wilayah Perum BULOG Jawa Tengah, Akhmad Kholison mengatakan, dalam program SPHP, BULOG mematok harga beras kelas medium senilai Rp9.450/kg. Dalam kemasan 5 kilogram, beras tersebut hanya bisa dijual pedagang dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp47.250.

“Harga beras BULOG untuk kelas medium ini masih jauh lebih rendah dari harga pasaran lainnya yang kini mencapai Rp10.000/kg hingga Rp12.000/kg. Harapannya dengan langkah ini, harga beras di pasaran akan segera turun,” katanya, didampingi Pemimpin Cabang BULOG Semarang, Yonas Haryadi K, saat ditemui dalam kegiatan monitoring Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), di Pasar Peterongan Semarang, Kamis (19/1/2023).

Menurutnya, beras SPHP ini didistribusikan ke minimal 5 titik di setiap sasaran. Tak hanya di pasar saja, beras SPHP juga digelontor melalui berbagai saluran penjualan, seperti pengecer, distributor atau mitra BULOG.

“Kegiatan SPHP beras medium BULOG ini akan terus dilakukan sepanjang ada kebutuhan dan permintaan dari masyarakat. Saat ini, stok beras di BULOG Jateng ada sekitar 15.000 ton dan cukup hingga pertengahan Februari 2023,” ungkapnya.

Salah satu pedagang di Pasar Peterongan, Ninik (59) mengaku, tren kenaikan harga beras sudah dimulai di akhir tahun. Kondisi tersebut diprediksi terjadi lantaran musim penghujan dan belum memasuki masa panen.

“Kenaikan harga mulai terasa sejak sebulan terakhir ini, dimana kenaikannya antara Rp1.000 – Rp2.000/kg. Dengan masuknya beras BULOG ini harapannya beras-beras yang lain bisa mulai turun harganya. Apalagi beras BULOG yang medium ini kualitasnya sangat bagus, rasanya juga enak, tidak kalah dengan yang lainnya,” ujar Ninik.

Sementara itu, dalam kegiatan monitoring Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), di Pasar Peterongan Semarang, BULOG Jateng juga berkolaborasi bersama Tim Satgas Pangan Jateng, Dinas Perdagangan Kota Semarang dan Jawa Tengah, serta Badan Ketahanan Pangan Kota Semarang dan Jawa Tengah. Di Pasar Peterongan Semarang, BULOG menggelontor 500 ton beras medium pada sejumlah titik pedagang.

Staf Distribusi Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan Pemprov Jateng, Evy Dwi Korawati menambahkan, dari hasil monitoring yang dilakukan ke sejumlah pasar, keberadaan beras SPHP dari BULOG cukup efek dalam stabilisasi harga. Di Pasar Peterongan Semarang, pedagang menjual beras dari SPHP sesuai HET yang sudah ditetapkan.

“Harga beras SPHP cukup membantu menstabilkan harga sesuai dengan HET BULOG. Harapan kami melalui SPHP ini menjaga ketersediaan beras tetap aman dan harga terjangkau,” tandasnya.(aln)

Aning Karindra
Aning Karindrahttp://ketaketik.com
Aning Karindra (Alin) || Blogger || Jurnalis || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08122776668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Stay Connected

0FansSuka
3,687PengikutMengikuti
4,541PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles