Electrifying Lifestyle Bikin Petani Tetap Panen di Musim Panas

- PENYALAAN- PLN melakukan penyalaan kepada 8 pelanggan pelaku usaha pertanian dengan total daya 25 kVA untuk pengairan sawah di Desa Sempukerep, Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. FOTO : IST/ANING KARINDRA

WONOGIRI- Program Electrifying Agriculture yang dijalankan PLN terbukti mampu mendatangkan banyak manfaat bagi para petani, diantaranya dapat meningkatkan pendapatan, menekan biaya operasional, dan ramah lingkungan.

Pada Kamis (2/9/2021), PLN melakukan penyalaan kepada 8 pelanggan pelaku usaha pertanian dengan total daya 25 kVA untuk pengairan sawah di Desa Sempukerep, Jatisrono, Kabupaten Wonogiri.

Penyalaan dilakukan langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, M. Irwansyah Putra, didampingi Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan, Ari Prasetyo Nugroho, serta Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukoharjo, Luky Artanti.

“Dengan adanya sumur pompa dengan listrik dari PLN untuk perairan sawah petani ini dapat bermanfaat bagi Bapak Petani di Desa Sempukerep khususnya Kelompok Tani Kalijambe, semoga dapat meningkatkan panen yang selama ini mungkin terkendala di musim,” terang Irwansyah dalam sambutannya.

Ketua Kelompok Tani Kalijambe, Marno mengucapkan terima kasih kepada PLN atas tersambungnya listrik di sawah miliknya.

“Semenjak adanya listrik PLN yang telah terpasang ini, yang sebelumnya pada musim panas seperti ini gagal panen, tapi alhamdullilah pada saat ini biarpun musim panas tetapi para petani tetap bisa panen,” ungkapnya.

Sementara itu Parmo selaku Kepala Desa Sempukerep menyambut baik program Electrifying Agriculture ini, ia berharap kerjasama dengan para pelaku usaha tani ini dapat terus dilakukan.

“Kami berharap terus diadakan kerjasama seperti ini untuk penyediaan listrik pertanian, semoga kedepannya bisa dipasang untuk kelompok tani yang lain belum terpasang,” pungkasnya.

Electrifying Agriculture “SUPER PANEN” merupakan salah satu program yang dilaksanakan PLN untuk mendorong petani memanfaatkan teknologi guna meningkatkan produktivitas pertaniannya melalui energi listrik.

Tidak hanya di sektor pertanian, Electrifying Agriculture juga mencakup sektor agrikultur lain seperti perikanan, peternakan, dan perkebunan.(aln)