C
Senin, September 26, 2022

Buy now

Pertamina Dorong Gula Semut Organik Khas Cilacap Perluas Pasar Internasional

CILACAP – Sebagai upaya dalam memperluas pasar produk gula semut organik khas Cilacap di pasar internasional, Pertamina mendorong sertifikasi organik dan sertifikasi halal kepada kelompok petani atau penderes dari Koperasi Nira Cahaya Sejahtera dan Kelompok Pendekar (Penderes Badeg Karangsari) melalui kegiatan sosialisasi sertifikasi pada Senin (19/9/2022) di Balai Desa Karangsari, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ahmad Zaeni selaku Fuel Terminal Manager Maos PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan, khususnya di sekitar unit operasi Pertamina, yaitu Fuel Terminal Maos.

“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap masyarakat yang ada di sekitar wilayah operasi kami, di mana banyak di antaranya berprofesi sebagai penderes gula semut maupun gula cetak khas Cilacap yang berkualitas dan berpotensi untuk dipasarkan secara global,” ungkap Zaeni.

Menurutnya, manfaat sertifikasi organik bagi produk gula semut dan gula cetak yang diproduksi oleh masyarakat Desa Karangsari adalah untuk memberikan jaminan produk yang lebih sehat dan ramah lingkungan karena seluruh prosesnya telah dipastikan organik.

“Sehingga nilai jual produk gula cetak dan gula semut yang diproduksi menjadi lebih tinggi dan menambah daya saing produk, baik untuk pasar lokal, nasional, maupun hingga pasar global,” tukas Zaeni.

Dijelaskan, sedikitnya ada 100 penderes yang dibina Pertamina sejak tahun 2020, melalui berbagai bantuan dan kegiatan yang telah dijalankan.

“Di antaranya adalah pelatihan dan pemberian sarana prasarana produksi gula kelapa organik baik yang gula cetak ataupun gula Semut (Brown sugar). Selain itu, kami juga mendorong konversi dari pengunaan kayu bakar ke LPG BrightGas sebagai bahan bakar, sehingga produksinya lebih ramah lingkungan,” tutur Zaeni.

Ketua Koperasi Nira Cahaya Sejahtera, Ahmad Setioko mengungkapkan selama 2 tahun terakhir, kelompoknya telah menerapkan proses produksi secara organik dengan rata-rata produksi sekitar 8 Kilogram per hari.

“Kami sebagai penderes berkomitmen untuk menerapkan sistem dan langkah alami yang kami jalankan sebagai KSATRIA, yaitu singkatan dari Komitmen Masyarakat Tanpa Bahan Kimia,” tambahnya.

Ahmad pun mengaku kelompoknya telah memiliki negara tujuan ekspor produk gula organik yang diproduksinya.

“Beberapa negara di Eropa serta Kanada menjadi tujuan ekspor produk gula organik kami. Untuk memenuhi syarat tersebut kami telah mendapatkan sertifikat lahan organik dari Control Union (CU) sebagai salah satu syaratnya,” ujar Ahmad.

*Dorong Produksi Berkualitas dan Ramah Lingkungan, Wujud Komitmen ESG dan Kontribusi SDGs

Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho menjelaskan program yang dijalankan dalam mendorong produksi berkualitas dan ramah lingkungan oleh penderes di Cilacap merupakan komitmen Pertamina terhadap ESG (Environment, Social, Governance).

“Selain itu program ini juga mendukung pemerintah khususnya dalam berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goas (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), utamanya pada poin 1 (Tanpa Kemiskinan), poin 2 (Tanpa Kelaparan), poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim),” tutup Brasto.(aln)

Aning Karindra
Aning Karindrahttp://ketaketik.com
Aning Karindra (Alin) || Blogger || Jurnalis || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08122776668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Stay Connected

0FansSuka
3,501PengikutMengikuti
4,541PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles